• Purwakarta Terpilih Menjadi Tuan Rumah Lokakarya PMI se-Nusantara

    Oleh : Asep Mulyana12 September 2018 16:29
    fotografer: Ilustrasi
    INILAH, Purwakarta - Kabupaten Purwakarta, terpilih menjadi tuan rumah pertemuan relawan kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) se-nusantara. Rencananya, agenda tahunan PMI ini akan berlangsung selama lima hari. Yakni, dari mulai 17-22 September mendatang.

    Serangkaian persiapan pun telah dilakukan pihak panitia agar pelaksanaan kegiatan ini berjalan lancar. Apalagi, dalam kegiatan ini rencananya akan dihadiri juga oleh Presiden RI Joko Widodo.

    "Kami ditunjuk menjadi tuan rumah kegiatan lokakarya ini. Tentunya, kami sudah sangat siap termasuk berkoordinasi dengan Pihak TNI-Polri," ujar Ketua PMI Provinsi Jawa Barat, Adang Rochyana disela Rapat Persiapan Lokakarya PMI, di Aula Kantor Perum Jasa Tirta II Jatiluhur Purwakarta, Rabu (12/9).

    Dalam temu karya tersebut, Adang menuturkan, akan dihadiri sekitar 5000 lebih relawan PMI se-Nusantara. Tentunya, sebagai tuan rumah pihaknya segala kesiapan, baik dari segi keamanan dan fasilitas sudah harus disiapkan secara matang.

    "Kita sudah siap untuk fasilitas dan tempat apalagi, Purwakarta dijadikan base camp acara ini," kata Adang.

    Sedangkan untuk keamanan, pihaknya menuturkan terus berkoordinasi bahkan Pangdam dan Polda Jabar juga turut dilibatkan dalam kegiatan temu karya tersebut.

    Sementara, Ketua PMI Purwakarta, Lalam Martakusumah, mengatakan, dengan ditunjuknya Kabupaten Purwakarta sebagai tuan rumah kegiatan tersebut, ini menjadi sebuah kehormatan. Apalagi, dalam kegiatan ini tak hanya dihadiri para relawan Nasional, tapi juga akan hadir sejumlah relawan yang merupakan perwakilan dari beberapa negara.

    "Kita sudah sangat siap menjadi tuan rumah," ujar dia.

    Kegiatan ini, akan terpusat sekitaran Waduk Ir Djuanda (Jatiluhur). Dia berharap, kegiatan ini bisa melahirkan sebuah gagasan untuk menjadi pemecah problem yang selama ini terjadi di masyarakat.

    Selain itu, salah satu sasaran utama kegiatan ini adalah menyukseskan program Citarum Harum yang merupakan program pemerintah pusat dalam mengembalikan eksistensi sungai Citarum.

    "Kita juga fokuskan pada kegiatan Citarum Harum, salah satu program yang nanti dibahas kedepan selain sosial pemahaman ketertiban lingkungan pun terjaga," pungkasnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT