• Headline

    Bus Kecelakaan, Tiga Tewas

    Oleh : erika14 September 2018 15:51
    INILAH, Cirebon- Sedikitnya tiga orang meninggal dunia dan 25 orang lainnya terluka. Hal itu setelah sebuah bus Siliwangi Antar Nusa, mengalami kecelakaan di jalan Tol Kanci-Pejagan, Ciledug, Kabupaten Cirebon, Jumat (14/9) dini hari.

    Berdasarkan informasi, bus bernomor polisi BM 7724 TV melaju di jalan tol Pejagan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta, sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, bus bermaksud mendahului sebuah truk dari sebelah kiri.

    Gus justru menabrak bagian belakang truk yang melaju searah di depannya.

    Akibat menabrak, bus sempat oleng ke kiri dan menabrak besi pengaman jalan (guadrill), sebelum kemudian ambruk ke jalan.

    Puluhan penumpang pun terluka dan bus mengalami kerusakan. Sementara truk yang ditabrak bus belum diketahui karena melarikan diri.

    Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto melalui Kasat Lantas Polres Cirebon, AKP Ahmat Troy Aprio menyebutkan, bus saat itu melaju dari Jawa Timur hendak ke Pekanbaru, Riau.

    Kanit Laka Lantas Polres Cirebon, Iptu Endang Kusnandar yang juga turut mendampingi mengatakan, bus tersebut mengangkut 49 orang dengan empat orang kru dan 45 penumpang.

    "Menurut keterangan pengemudi dan saksi-saksi, pengemudi mengalami kelelahan dan mengantuk," kata Endang.

    Sebenarnya, imbuh dia, sebelum kejadian itu pengemudi bus berniat istirahat dan digantikan pengemudi lainnya. Pasca kejadian sendiri, seluruh korban dievakuasi ke RSUD Waled maupun RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon.

    Saat menyalip, kecepatan bus diduga di atas 80 km/jam. Kondisi bus sendiri dalam keadaan baik dan layak jalan.

    Korban meninggal dunia dalam kecelakaan itu sendiri masing-masing Mustari (47), warga Kabupaten Kediri, dan Saini (80), warga Kabupaten Ngawi, dibawa ke RSUD Waled, serta seorang wanita yang belum diketahui identitasnya di RS Mitra Plumbon.

    Sementara, 25 penumpang lain diketahui terluka, sebagian dirawat di RSUD Waled dan sisanya dirawat di RS Mitra Plumbon.

    Di antara korban luka yang dirawat di RSUD Waled, terdapat pengemudi bus, Novio Zilfahmi, dan kernet bus, Darwis. Polisi pun mengamankan bangkai bus yang rusak sebagai barang bukti.

    Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Waled, Moh Toyib menyebutkan, 22 korban kecelakaan bus dilarikan ke RSUD Waled. Di antara 22 korban itu, dua orang di antaranya meninggal dunia.

    "Dua puluh dua orang mengalami luka dan ditangani di UGD," ujarnya.


    TAG :


    Berita TERKAIT