• Headline

    55 Anak di Garut Alami Gizi Buruk

    Oleh : Nul Zainul Mukhtar16 September 2018 18:20
    INILAH, Garut- Kendati dari tahun ke tahun terus menunjukkan angka penurunan cukup signifikan, jumlah anak mengalami kasus gizi buruk (malnutrisi) di Kabupaten Garut hingga kini terbilang masih cukup banyak.

    Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut mencatat, sejak Januari hingga awal September 2018 ini, terdapat sebanyak 55 anak di sejumlah tempat di Kabupaten Garut mengalami gizi buruk.

    “Dari data by name by adress, data gizi buruk per Januari-Juli ada 55 orang. Ada penurunan. Mudah-mudahan tidak bertambah jumlahnya,” kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) pada Dinkes Garut Istuti Kurniati, Ahad (16/9/18).

    Pihak Dinkes sendiri, lanjutnya, terus melakukan sejumlah langkah menekan tingginya angka kasus gizi buruk tersebut. Antara lain memberikan pelayanan gizi kepada kelompok rawan gizi, melakukan pemberian suplemen gizi, semisal pemberian vitamin A, dan pemberian makanan tambahan.

    “Kami juga mengimbau masyarakat jika menemukan ada anak terindikasi gizi buruk maka segeralah melaporkannya ke puskesmas, atau pembina desa supaya dapat ditangani secara tepat dan tepat,” ingat Istuti.

    Ditegaskannya, temuan kasus anak perempuan mengalami gizi buruk di Kampung Giriwangi Desa Sukajaya Kecamatan Cisewu selatan belum lama ini juga sudah langsung ditangani petugas kesehatan.

    Data Dinkes sebagaimana dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) Garut dalam laman resminya, angka anak mengalami gizi buruk di Kabupaten Garut dalam empat tahun terakhir menunjukkan penurunan.

    Pada 2017, anak mengalami gizi buruk di Garut mencapai sebanyak 86 orang. Hal itu menurun dibandingkan pada 2016 yang mencapai sebanyak 143 orang. Sedangkan pada 2015, anak mengalami gizi buruk mencapai sebanyak 182 orang.

    TAG :


    Berita TERKAIT