• Api di Ciremai akan Dipadamkan dengan Water Boombing

    Oleh : erika11 Oktober 2018 17:18
    INILAH, Cirebon- Upaya pemadaman manual melalui darat belum berhasil memadamkan kebakaran hutan Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan. Pemadaman melalui udara pun disiapkan.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin menjelaskan, dari pantauan di lokasi lapangan sepak bola Pasawahan, Kamis (11/10) pukul 14.00 WIB, api masih terlihat di dua titik di batas hutan alam.

    Yakni, di atas sebelah kiri/selatan Blok Panyusupan Batu Arca. Rambatan api juga diketahui mengarah ke bawah, tepatnya ke Panyusupan Batu Arca dan Bintangot.

    "Tim gabungan masih menanganinya, ada dua tim yang diturunkan," kata Agus, Kamis (11/10).

    Dia menyebutkan, satu tim bertugas menyisir lahan yang sudah terbakar guna pembersihan bara api yang masih tersisa. Sementara, satu tim lain bertugas memadamkan api di wilayah Blok Panyusupan Batu Arca.

    Tim gabungan sendiri terdiri dari TNI/Polri, BPBD Kabupaten Kuningan, BPBD Provinsi Jabar, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), polisi hutan Majalengka, dan Perhutani Kuningan.

    Tim ini dibantu pula elemen masyarakat, di antaranya LSM Akar, PMI Kuningan, KRI Ciayumajakuning, Mapala STIKU, dan Masyarakat Peduli Api.

    "Penanganan yang dilakukan tim gabungan dilakukan secara manual lewat darat," tuturnya.

    Imbuh dia, bila penanganan lewat darat tak kunjung berhasil memadamkan api, penanganan lewat udara pun bakal dilakukan. Untuk ini, Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) telah menyatakan siap meluncurkan pesawat helikopter Mi-8 guna melakukan water boombing.

    Sejauh ini, kawasan hutan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang terbakar diperkirakan seluas sekitar 1.000 hektare. Selain TNGC, api juga melalap area Kebun Raya Kuningan (KRK) seluas sekitar 19 hektare.


    TAG :


    Berita TERKAIT