• Headline

    Meriah, 1.000 Pelajar Bermain Angklung di CFD Dago

    Oleh : Okky Adiana30 September 2018 19:15
    fotografer: Dok Purwa Caraka Musik Studio
    1.000 pelajar bermain angklung
    INILAH, Bandung - Sebanyak 1.000 pelajar memainkan alat musik tradisional angklung di Car Free Day (CFD) Dago Taman Cikapayang, Kota Bandung, Minggu (30/9/2018).

    Penampilan 1.000 angklung tersebut menyambut 30 tahun Purwa Caraka Musik Studio (PCMS) bertajuk A Celebration Of Ten Thousand Days In Music.

    Tak hanya memainkan alat musik angklung, penampilan siswa-siswi PCMS membuat meriah suasana CFD. Mereka menyuguhkan berbagai macam tampilan menarik. Mulai dari band, permainan keyboard, biola, vokal grup, perkusi, paduan suara dan lain-lain.

    Sontak hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Kota Bandung yang sedang berolahraga di CFD, Dago. Mereka berkumpul di Taman Cikapayang untuk melihat penampilan anak-anak tersebut.

    "Jadi besok kita (Purwa Caraka Music Studio) ulang tahun yang ke-30. Kita bikin konser, memang kita tradisi sih, setahun sekali pasti kita bikin. Jadi, maksud dan tujuannya ingin menselebrasi, hari ini perayaan 30 tahun berdirinya Purwa Caraka Musik Studio yang dulu berdiri pertama kali di Jalan Mangga 12, Bandung," kata Purwacaraka kepada wartawan, Minggu (30/9).

    Bukan tanpa alasan Purwacaraka memilih alat musik angklung untuk memeriahkan hari ulang tahunnya itu. Secara umum kata dia, alat musik angklung merupakan sesuatu yang berbau Indonesia dan diciptakan dari bambu, serta merakyat.

    "Karena angklung itu mencerminkan bagaimana kerja sama. Di sini anak-anak bisa belajar kerjasama, mereka harus disiplin dan lain sebagainya," ucapnya.

    Sementara untuk persiapannya sendiri, kata Purwa, anak-anak ini berlatih selama tiga bulan sebelum menuju hari H. Sebab, dari sekian banyak anak-anak yang tampil, mereka berada di luar lingkar Purwa Caraka Musik Studio.

    Selama perjalanannya, Purwa Caraka Musik Studio sudah melakukan banyak hal. Secara kelembagaan, aktivitasnya memang cukup dipandang di Jakarta/nasional.

    "Di dalam aktivitas, anak-anak itu udah main di New York, beberapa kali dapat kejuaraan di Thailand, Hongkong, Singapura, dan lainnya," ucapnya.

    Selain itu, di dalam hal pendidikan, Purwa Caraka Musik Studio, sudah memiliki kurikulum mandiri. Mulai dari buku, silabus hingga ujian mandiri. Ujian tersebut sudah banyak diakui dan bisa membawa anak untuk sekolah, bahkan ke luar negeri.

    "Kita ingin keberadaan kita sebagai bentuk fisiknya ingin bermanfaat kepada pendidikan musik anak-anak khususnya, di situ memang agak punya celah, kita ingin bermanfaat bagi rakyat banyak," pungkasnya. [gin]

    TAG :


    Berita TERKAIT