• GNPF Ulama Bakal Gelar Ijtima Kedua untuk Teguhkan Dukungan

    Oleh : Daulat Fajar Yanuar13 September 2018 18:51
    INILAH, Jakarta - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) akan mengukuhkan dukungannya kepada pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno dalam Ijtima Ulama II yang rencananya akan digelar pada Minggu (16/9).

    Ketua Umum GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak mengatakan, pihaknya tidak akan bersikap abstain atau memilih pasangan selain Prabowo-Sandi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

    "Ijtima diadakan dengan semangat pergantian presiden 2019. Jadi jangan ada pertanyaan apa mungkin bergeser ke paslon yang lain. Ini jelas,” ungkap Yusuf dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (13/9).

    Yusuf melanjutkan, dalam pagelaran Ijtima Ulama II nanti GNPF Ulama akan mengatur mekanisme teknis dukungan kepada para ulama dan tokoh nasional terhadap paslon yang telah terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) yakni Prabowo-Sandi melalui Pakta Integritas.

    "Mudah-mudahan berjalan dengan baik dan sesuai kesepakatan. Jadi tidak akan mendukung kepada pihak yang lain," ujar Yusuf.

    Pada kesempatan yang sama Sekretaris OC GNPF Ulama, Dani Anwar mengatakan, pakta integritas sebagai kesepakatan pikiran dari para ulama dalam membangun bangsa dan negara ke depan.

    Dia menegaskan, para ulama tidak meminta imbalan politis apapun kepada paslon Prabowo-Sandi, jika pada akhirnya memenangi Pilpres 2019 mendatang.

    "Jadi tidak ada yang tidak berkaitan dengannya. Seperti misal ulama akan mendapatkan apa, tetapi lebih kepada nilai-nilai yang membangun bangsa," ujarnya.

    TAG :


    Berita TERKAIT