• Minggu, 28 November 2021

Amankan Stok PMI Kota Bogor, Pegawai Lapas Kelas II A Paledang Ikuti Donor Darah

- Rabu, 7 April 2021 | 17:45 WIB
Foto: Rizki Mauludi
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Untuk memenuhi stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bogor, Lapas Kelas II A Paledang Bogor mengirimkan puluhan pegawai untuk melakukan donor darah di kantor PMI Kota Bogor, Kecamatan Bogor Utara, Rabu (7/4/2021). Diketahui di masa awal hingga pertengahan pandemi Covid-19 Kota Bogor ini stok darah di PMI Kota Bogor menipis.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Rachmad Mintarja mengatakan, kegiatan donor darah dilaksanakan sebagai salah satu rangkaian dalam Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57. Kegiatan ini bekerja sama dengan PMI Kota Bogor. Menurutnya, sebagian pegawai lapas sudah rutin mendonorkan darahnya, hanya saja dilakukan secara mandiri. 

"Jadi, kali ini dilakukan serentak di seluruh lapas di Indonesia," ungkap Rachmad.

Dia melanjutkan, pelaksanaan donor darah kali ini sempat terkendala dengan pegawai yang sudah menjalani vaksin Covid-19. Karena, ternyata harus ada jeda minimal dua pekan usai divaksin pada dosis kedua. 

"Rombongan pertama ini dari pagi sampai siang sudah 16 orang, ada yang piket siang, ada yang datang siang. Memang ada arahan dari pusat untuk memperingati HUT Pemasyarakatan," tambahnya.

Dia membeberkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian di tengah pandemi untuk membantu PMI mengatasi kekurangan stok darah di Kota Bogor.

"Kami berharap tujuan kami bisa bermanfaat. Kami berharap semua pegawai, tapi karena ada wajib vaksin ada beberapa yang belum bisa menjalani donor darah," terangnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Bogor Edgar Suratman menyambut baik kegiatan tersebut. Sebagai kepedulian Lapas Kelas II A Paledang Kota Bogor, aksi yang dilakukan membantu kebutuhan stok darah. Jelang Ramadan, biasanya stok darah berkurang, sehingga PMI harus gencar sosialisasi. 

"Agar stok darah dapat terpenuhi, PMI Kota Bogor juga menyediakan tambahan bingkisan berupa beras, dan minyak goreng. Agar semangat. Agar masyarakat juga mau mendonorkan darahnya," ungkapnya.

Edgar juga mengatakan, upaya tersebut dianggap efektif untuk meningkatkan animo pendonor darah pada bulan Ramadan tahun lalu. Stok darah dua bulan terakhir juga sudah mulai normal, bulan kemarin sudah terpenuhi 3.200 kantong darah. 

"Biasanya saat pandemi sangat kekurangan hanya 2.600 kantong darah, dan pada awal pandemi hanya 1.400 stok darah yang berhasil terkumpul," pungkasnya. (Rizki Mauludi)

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

Duh...13 Kios IPB Dramaga Hangus Dilalap Api

Senin, 22 November 2021 | 10:50 WIB
X