• Jumat, 22 Oktober 2021

Ini Rekomendasi Ombudsman RI, Pasca  Murid  SMAN 1 Leuwiliang Terpapar Covid 19

- Kamis, 8 April 2021 | 11:10 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Leuwiliang-Kasus terpaparnya murid SMAN 1 Leuwiliang , Kabupaten Bogor oleh wabah Covid 19, membuat Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Jakarta Raya khawatir.

Teguh Nugroho Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya melihat bahwa kasus terpaparnya murid saat uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) dianggapnya merupakan fenomena gunung es.

“Sejauh ini belum ada swab test antigen atau PCR ang dilakukan kepada seluruh elemen pendukung uji coba PTM yang dilaksanakan di Kabupaten Bogor” ujar Teguh Nugroho kepada wartawan, Kamis, (7/4).

Ia menerangkan bahwa sejak awal uji coba PTM telah menduga ada potensi maladministrasi yang dilakukan oleh para pihak penggagas dan pemberi persetujuan uji coba PTM.

"Dalam uji coba PTM ini baik Satgas Penanganan Covid 19  dan Disdik Jawa Barat yang membiarkan Disdik Kabupaten Bogor melampaui kewenanganya memberi persetujuan PTM bagi siswa Menengah atas di Kabupaten Bogor yang merupakan ranah Satgas dan Disdik Jabar” terangnya.

Teguh menuturkan potensi yang sama juga dilakukan oleh Kanwil Kemenag yang menyetujui PTM di Pendidikan agama Islam masuk kedalam SK Disdik Kabupaten Bogor dan tentu saja Satgas Covid dan Disdik Kabupaten Bogor yang memberi persetujuan pelaksaan PTM kepada lebih 170 sekolah baik Diksar, Dikmen dan Dik Islam dalam skala luas tanpa memperhitungkan kemampuan mereka dalam proses perencanaan pelaksaan PTM dan pengawasanya.

"Dugaan maladmintrasi dalam tahap perencaan terlihat dari keputusan untuk menyetujui banyaknya sekolah yang melaksanakan uji coba PTM. Sebagai uji coba 170 lebih sekolah itu angka yang besar. Satgas Covid Jabar dan Satgas Covid Kabupaten Bogor harusnya sudah memiliki kajian terkait kemampuan pemerintah setempat dalam melakukan pelaksaaan dan  pengawasan pelaksanaan uji coba PTM," tuturnya.

Alumni Universitas Padjajaran (Unpad) ni menjelaskan hal yang paling mudah misalnya, apakah Satgas Penanganan Covid 19 baik provinsi maupun kabupaten telah memperhitungkan kemampuan anggaran Disdik jabar, Kanwil Kemenag dan Disdik Kabupaten Bogor  dalam melakukan Swab Antigen baik di awal, saat pelaksaan dan di akhir uji coba PTM guna memastikan adanya indikator yang realible untuk memastikan uju coba PTM tersebut aman.

“Nyatanya, saat kami inspeksi mendadak (Sidak) tidak ada swab antigen yang dilaksanakan baik oleh Disdik Jabar, Kanwil Kemenag maupun Disdik Kabupaten dengan alas an tidak memiliki anggaran yang cukup untuk melakukan itu.

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

Pengedar Sabu Asal Cina Diciduk Polres Bogor

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:52 WIB
X