• Jumat, 24 September 2021

Sahabatnya jadi Korban Pencurian, Irfan Hakim Geram

- Selasa, 27 Juli 2021 | 14:40 WIB
Foto: Reza Zurifwan
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Cibinong - Artis Irfan Hakim marah dan geram kepada pelaku pencurian ikan hias arwana super red berinisial UG (30). Hal itu ia ungkapkan saat mengikuti konferensi pers yang digelar Sat Reskrim Polres Bogor, Selasa (27/7/2021).

Ia mengaku merupakan sahabat dari pemilik budidaya ikan hias arwana super red berinisial KE alias PL yang ada di Kampung Pajeleran, Kelurahan Sukahati, Cibinong, Kabupaten Bogor.

"Saya emosi, marah dan geram kepada tersangka UG, ia telah mengkhianati sahabat saya, padahal UG merupakan orang kepercayaan dari korban pencurian ini," ucap Irfan.

Ayah lima orang anak ini mengungkapkan bahwasannya ia cukup mengenal pelaku atau tersangka UG karena ia juga kerap ikut panen di tempat budidaya ikan hias arwana super red tersebut.

"Tak hanya ketika panen, di saat ada waktu saya dan sahabat saya juga kerap ikut memberikan makan. Di saat itu saya sering ngobrol dan bercanda dengan tersangka UG. Saya juga sangat kecewa kepada pelaku pencurian," ungkapnya.

Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada Sat Reskrim Polres Bogor, terutama Kapolres Bogor AKBP Harun karena selama ini ia tau betapa penungkapan kasus pencurian ikan hias arwana super red ini ditunggu oleh sahabatnya.

"Selama ini, saya kerap menjadi tempat curhat KE atau PL. Saya tau bagaimana sakit hatinya beliau dan bagaimana ia ingin  kasus pencurian ini segera terungkap. Ia sangat mencintai ikan langka dan kebanggan bangsa Indonesia ini dan tak sekalipun, KE alias PL menjual ikan hias arwana super red miliknya," ucapnya.

Irfan memaparkan kerugian KE alias PL tidak ternilai, karena selain tidak pernah dijual, ikan hias arwana super red ini merupakan ikan khas atau hanya hidup di perairan Indonesia tepatnya di Pulau Kalimantan.

"Bagi saya, ikan hias arwana super red  kebanggan bangsa Indonesia tidak ternilai hingga kalau ditanya berapa prakiraan kerugian korban, maka saya jawab jumlah kerugiannya tidak ternilai," papar Irfan.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

Kota Bogor Revisi Target Vaksin, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 September 2021 | 18:00 WIB

Pemkot Bogor Segera Buka Tempat Wisata, Ini Pesan Bima

Kamis, 23 September 2021 | 17:27 WIB
X