• Minggu, 19 September 2021

Hindari Silpa, Dewan Minta Prioritaskan Anggaran Kesehatan dan Perekonomian

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 16:30 WIB
Foto: Rizki Mauludi
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor kecewa atas tingginya Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) dari Anggaran Perencanaan Belanja Daerah (APBD) 2020. Seharusnya, sisa anggaran sebesar itu bisa untuk memacu roda perekonomian Kota Bogor ditengah pandemi Covid-19.

Anggota DPRD Kota Bogor Atty Somaddikarya menyebut, tingginya Silpa sebesar Rp327 miliar menunjukan uang yang seharusnya dinikmati rakyat tidak terserap secara maksimal.

"Rakyat harusnya menerima manfaat dengan dana sebesar itu," ujar politisi PDIP itu kepada wartawan, Sabtu (31/7/2021).

Dia melanjutkan, pada 2020 merupakan tahun awal dampak pandemi Covid-19 dan hingga 2021 pandemi tersebut belum usai. 

"Seharusnya anggaran tersebut bisa dikucurkan untuk berbagai program di segala aspek untuk menunjang berjalannya pembangunan guna memacu perputaran roda ekonomi di Kota Bogor," tegas Atty yang sudah dua priode menjabat di DPRD Kota Bogor.

Atty berpendapat, hal tersebut merupakan dampak dari perencanaan yang tidak terukur yang akhirnya sejumlah program mandek. 

"Akhirnya apa? Berdampak kepada program yang harusnya menyejahterakan rakyat yang harusnya bisa dinikmati di masa pandemi Covid-19 hampir dua tahun terakhir," beber anggota DPRD yang duduk di komisi I ini.

Dia berharap, anggaran 2021 sebaiknya bisa diserap maksimal. Sebab, tahun ini merupakan masa prihatin dimana masyarakat dalam kondisi yang sulit.

"Saya berharap ada program bagi kepentingan masyarakat di sektor kesehatan dan kesejahteraan untuk membangun ekonomi yang dimulai dari arus bawah," pungkasnya. (Rizki Mauludi)

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

Duh, Bangunan SD Dekat Istana Bogor Ambruk

Kamis, 16 September 2021 | 17:04 WIB
X