• Jumat, 22 Oktober 2021

Inilah Skenario APBD Kabupaten Bogor 2022

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 18:00 WIB
Foto: Reza Zurifwan
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Dalam menyusun rencana anggaran pendapatan belanja daerah (RAPBD) 2022 mendatang, Bupati Bogor Ade Yasin dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) memiliki beberapa skenario yang diseduaikan dengan pandemi Covid-19 masih berlangsung atau berakhir.

Sama seperti tahun ini, Pemkab Bogor meniadakan lagi anggaran bantuan sosial pada pagu APBD 2022 mendatang. Namun, untuk menjaga-jaga jika pandemi Covid-19 masih terus berlangsung maka anggaran untuk penangaman sosialnya bisa diambil dari pagu anggaran biaya tak terduga (BTT).

"Kami harap pandemi Covid-19 segera berakhir, namun untuk menjaga-jaga maa apabila diperlukan bantuan sosial (Bansos) maku pagu anggarannya diambil dari BTT," kata Ade, Minggu (1/8/2021).

Dia menambahkan, dalam perencanaan APBD 2022 mendatang jajarannya akan berfokus dalam penanganan kesehatan dan penanganan ekonomi.

"Bidang kesehatan, pemulihan ekonomi, program panca karsa, imsfrastruktur, pendidikan dan satu miliar satu desa (Sami Sade) masih menjadi prioritas Pemkab Bogor pada tahun 2022 mendatang," tambah Ketua DPW PPP Jabar itu.

Ade menuturkan alasan tidak mengkhususkan anggaran bantuan sosial, karena hal tersebut sudah didapat masyarakat melalui pemerintah pusat maupun Pemprov Jawa Barat.

"Bantuan sosial sudah ada dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) dan APBD Jabar. Kami pun lebih memilih untuk penanganan ekonomi seperti bantuan untuk usaha kecil menengah (UKM), proyek insfrastruktur padat karya atau lainnya," tutur Ade.

Dia menjelaskan, Pemkab Bogor juga sudah mengantisipasi apabila dana alokasi khusus (DAK) maupun Dana Alokasi Umum (DAU) dikurangi oleh pemerintah pusat jumlah atau nilainya.

"Anggaran penanganan ekonomi ini juga bagian dari upaya penyesuaian prediksi akan berkurangnya DAK dan DAU seiring lesunya ekonomi nasional. Kami juga berupaya mengurangi angka pengangguran dengan terciptanya lapangan kerja atau usaha melalui adanya badan usaha milik desa (Bumdes) Wisata atau jenis usaha lainnya," jelasnya. (Reza Zurifwan)

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

Pengedar Sabu Asal Cina Diciduk Polres Bogor

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:52 WIB
X