• Senin, 27 September 2021

Sip! Pengangkut Sampah Ramah Lingkungan di Bogor Siap Beroperasi

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 15:10 WIB
Foto: Rizki Mauludi
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor mengembangkan pengangkutan sampah berbasis ramah lingkungan. Armada pengangkutan sampah tersebut menggunakan sepeda motor sampah listrik. 

"Kemarin hari Jumat kami sudah ujicobakan motor sampah listrik di jalur Sistem Satu Arah (SSA)," ungkap Kepala Bidang Persampahan pada DLH Kota Bogor, Feby Darmawan pada Selasa (3/8/2021) siang.

Feby menjelaskan, alat pengangkut sampah tersebut merupakan bantuan dari Bank BTN. Ada empat motor sampah listrik berikut 15 gerobak sampah dan 13 tong sampah yang diserahterimakan dari Bank BTN ke DLH Kota Bogor pada Juli.

"Untuk gerobak sampah dan tong sampah akan didistribusikan ke wilayah-wilayah. Kalau untuk motor sampah listrik mungkin akan kita gunakan di dinas untuk mengangkut sampah ringan seperti daun," jelasnya.

Feby memaparkan bak motor sampah listrik sendiri memiliki kapasitas 200 kilogram. Meski kapasitasnya lebih kecil dibandingkan motor sampah (mosam) yang biasa digunakan, motor sampah listrik tidak mengeluarkan emisi gas. 

"Hal itu, sejalan dengan konsep kedepan dimana pengelolaan sampah berbasis ramah lingkungan. Motor sampah listrik tersebut, sambungnya, akan dioperasikan dalam waktu dekat,"  paparnya.

Ia juga membeberkan, sesuai arahan pak kepala dinas kemungkinan pihaknya akan gunakan satu unit untuk Basiba (Bank Sampah Induk), satu unit untuk kampanye ramah lingkungan dan dua unit khusus di jalur SSA, Jalan Sudirman atau Suryakencana," paparnya.

"Untuk pengelolaan dan mengurangi sampah tidak terangkut dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) Galuga, DLH menggulirkan program tempat pengelolaan sampah (TPS) reduce reuse dan recyle (3R).
," bebernya.
 
Feby juga menerangkan, selain TPS 3R, pengelolaan sampah berbasis masyarakat juga melalui Bank Sampah khusus untuk sampah unorganik. Saat ini, ada 27 titik TPS 3R dan Bank Sampah yang tersebar di wilayah Kota Bogor. 

"Di kantor (DLH) juga buat TPS 3R Paledang berbasis aparatur. Jadi RT RW yang mau budidaya maggot bisa belajar di sini," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

Kota Bogor Revisi Target Vaksin, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 September 2021 | 18:00 WIB

Pemkot Bogor Segera Buka Tempat Wisata, Ini Pesan Bima

Kamis, 23 September 2021 | 17:27 WIB
X