• Senin, 27 September 2021

Dinas PUPR Penuhi Panggilan Dewan, Ini Permintaan Wakil Rakyat

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 18:20 WIB
Foto: Reza Zurifwan
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Dalam rapat dengar pendapat dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Kabupaten meminta mereka proaktif dalam melaksanakan pengawasan pembangunan insfrastruktur.

"Komisi III DPRD Kabupaten Bogor meminta Dinas PUPR untuk proaktif melakukan pengawasan pembangunan infrastruktur baik itu jalan, jembatan, sarana air bersih atau lainnya," kata anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Naurodin kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bogor itu menerangkan, permintaan Komisi III DPRD tersebut dilontarkan karena pihaknya banyak menemukan hasil pembangunan insfrastruktur berkualitas rendah.

"Kami  banyak sekali menemukan hasil pembangunan yang dibiayai anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), berkualitas rendah dan bahkan ada yang diluar rancangan anggaran bangun (RAB) seperti di proyek peningkatan Jalan Raya Kandang Roda-Pakansari," terangnya.

Sedangkan, anggota Komisi III Ahmad Fathoni menambahkan dalam hal melakukan refocusing APBD itu Dinas PUPR diminta untuk lebih mempertimbangan mana yang lebih dibutuhkan masyarakat dan jangan sampai main potong aja sehingga kebutuhan yang prioritas malah terabaikan lagi.

"Contoh refocusing yang tidak tepat ialah proyek peningkatan jalan di ruas Jalan Cikeas-Bojongnangka, Kecamatan Gunung Putri. Proyek ini sangat dibutuhkan tetapi malah digeser atau terkena refocusing," tambah Fathoni.

Dia menuturkan, selain proyek peningkatan jalan di ruas Jalan Cikeas-Bojongnangka, Kecamatan Gunung Putri. Proyek pembangunan sarana air bersih yang sudah direncanakan tahun sebekumnya juga tergeser.

"Proyek pembangunan sarana air bersih di Kampung  Talukwaru, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung yang sudah direncanakan ini padahal sangat dibutuhkan masyarakatnya, pasca kampung tersebut terdampak bencana alam tanah longsor," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor Raden Soebiantoro mengungkapkan akan melakukan peningkatan monitoring di proyek-proyek insfrastruktur. Rendahnya pengawasan itu diakuinya lantaran kekurangan orang karena beberapa orang pegawainya terpapar Covid-19. 

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

Kota Bogor Revisi Target Vaksin, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 September 2021 | 18:00 WIB

Pemkot Bogor Segera Buka Tempat Wisata, Ini Pesan Bima

Kamis, 23 September 2021 | 17:27 WIB
X