• Selasa, 19 Oktober 2021

Dewan Tinjau Embrio Sapi Unggulan Buat Dikembangkan di Kabupaten Bogor 

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 11:40 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Cijeruk-Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto memberi nama Dyva kepada salah satu anak sapi betina jenis Belgian Blue yang lahir di Balai Embrio Ternak (BET), Kementerian Pertanian di Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk.

Sapi jenis Belgia Blue tersebut, akan menjadi indukan untuk pengembangbiakan sapi berkarakteristik unggul di Indonesia.

“Dengan mengucap Bismilahirrohmabirrrohiim, pada hari ini tanggal 3 Agustus 2021 saya beri nama sapi Belgian Blue betina ini dengan nama Dyva. Semoga nantinya bisa menjadi indukan unggul dalam meningkatkan populasi sapi Belgian Blue di tanah air dan meningkatkan daya saing petani kita," ujar Rudy kepada wartawan,  Rabu (4/8/2021).

Politisi Partai Gerindra ini menuturkan sapi Belgian Blue dipilih untuk dikembangkan karena punya karakteristik unggul. Beberapa karakteristik itu di antaranya memiliki otot ganda atau double muscle, temperamen jinak dan mudah dalam penanganan. 

"Kami berharap pengembangbiakan sapi jenis Belgian Blue ini menghasilkan daging dengan kualitas terbaik dan tentunya menguntungkan petani kita, terutama yang ada di Kabupaten Bogor," tuturnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim menambahkan, peternakan sapi, kerbau, domba, kambing, ayam atau lainnya bisa menjadi salah satu solusi dalam upaya pemulihan ekonomi yang melemah karena efek pandemi Covid-19. 

Untuk itu, DPRD meminta agar Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) bisa merumuskan program dan strategi yang tepat dalam menggairahkan bisnis peternakan di Kabupaten Bogor.

“Banyak pelajaran yang bisa diambil oleh Disnakkan agar program kerja di APBD 2022 bisa menggerakkan ekonomi di sektor peternakan. Pengembangbiakkan sapi bibit unggul bisa menjadi alternatif pemulihan ekonomi di tengah pandemi maupun pasca pandemi, karena dengan mengembangkan sapi bibit unggul juga bisa meningkatkan produksi peternak dan menjaga ketahanan pangan kita," tambah Agus.

Kepala Disnakkan Kabupaten Bogor Oetje Soebagdja menerangkan rencana bantuan bibit hewan ternak untuk peternak yang merupakan program dan strategi yang tepat dalam menggairahkan bisnis peternakan di Bumi Tegar Beriman masih dalam pembahasan.

"Kami sudah mengajukan rencana bantuan bibit hewan ternak untuk peternak namun masih dalam pembahasan rencana anggaran pendapatan belanja daerah (RAPBD) Tahun 2022 mendatang, selain dari APBD, sumber anggarannya bisa dari Dana Alokasi Khusus (DAK) atau APBN," terang Oetje.

Kepala BET Cipelang, Olan Parlindungan menjelaskan sapi yang diberi nama Dyva oleh Ketua DPRD, baru lahir 10 hari yang lalu. Sapi tersebut akan  didonorkan kepada peternak sapi untuk dikembangbiakkan di Indonesia.  

“Saya berikan kesempatan berharga ini kepada Ketua DPRD Kabupaten Bogor untuk memberi nama bagi sapi Belgian Blue betina yang baru lahir disini 10 hari yang lalu dan akan segera di donorkan untuk dikembangbiakkan oleh peternak sapi dan akan menjadi indukan untuk proses pengembangbiakkan sapi Belgian Blue di Indonesia," jelas Olan. (Reza Zurifwan)

Halaman:

Editor: JakaPermana

Terkini

X