• Kamis, 9 Desember 2021

Ilham Chaidir Nahkodai IDI Kota Bogor, Bima Arya Minta Teliti Gejala Pasca Sembuh Covid-19

- Minggu, 12 September 2021 | 17:55 WIB
Ketua IDI Cabang Kota Bogor Ilham Chaidir. (rizki mauludi)
Ketua IDI Cabang Kota Bogor Ilham Chaidir. (rizki mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Bogor resmi dipimpin Ilham Chaidir. Usai resmi dilantik, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyampaikan permintaan agar IDI bersinergis dengan Pemkot Bogor. Terlebih, ada gejala pasca sembuh dari Covid-19 yang harus menjadi suatu hal yang diteliti.

Bima Arya mengapresiasi kepada seluruh insan kedokteran, karena kesabaran dan kekuatannya di masa pandemi ini.

"Yang kedua rasa hormat saya atas semua inovasi dan kreasi yang diberikan IDI Kota Bogor, kami bersyukur BOR (bed occupancy rate) berada di angka di bawah 10 persen. Tingkat positif rate-nya semakin baik secara keseluruhan lebih baik meski begitu harus tetap waspada. Saya menyampaikan apresiasi, tetapi kita harus melakukan langkah antisipasi, agar kita betul-betul bisa memenangkan perang melawan Covid-19. Kita antisipasi kelalaian warga," kata Bima Arya, Minggu 12 September 2021.

Baca Juga: Mantul, Kadin Kota Bogor Akan Kenalkan Produk UMKM ke Pasar Internasional

Dia melanjutkan, warga seolah tidak sabar untuk liburan dan lainnya, aspek kuratifnya harus dipertahankan karena bagian dari tugas pemerintah juga IDI untuk berbuat baik lagi untuk warga. Selain itu dirinya memiliki usul agar IDI Cabang Kota Bogor melakukan riset gejala-gejala pasca Covid-19, atau riset terkait semua hal.

"Kenapa saya usul riset ini, karena saya juga masih merasakan ada gejala meski sudah setahun sembuh dari Covid-19. Mungkin riset ini, bisa menjadi riset yang bermanfaat bagi umat manusia setelah pandemi Covid-19 selesai," terangnya.

Baca Juga: Eks Gurandil di Nanggung Kini Ramai-ramai Alih Profesi jadi Petani dan Peternak

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Kota Bogor Ilham Chaidir menyebutkan pihaknya akan kolaborasi dengan semua rumah sakit dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor terutama persoalan Covid-19. Ternyata destruksi setelah Covid-19 itu belum selesai. Selain itu, IDI mendorong kegiatan aktif Pemkot Bogor terutama penanganan tingkat Puskesmas kemarin telekonsultasi dengan Dinkes Kota Bogor. (rizki mauludi)

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X