• Jumat, 29 Oktober 2021

Sip! Operasi Ganjil Genap di Puncak Dianggap Berhasil, Begini Kata Kemenhub

- Minggu, 12 September 2021 | 18:40 WIB
Operasi ganjil genap (Gage) bagi kendaraan yang menuju Kawasan Puncak dan Sentul, Kabupaten Bogor dianggap berhasil menurunkan angka kemacetan lalu lintas kendaraan hingga ke angka 40 persen. (Reza Zurifwan)
Operasi ganjil genap (Gage) bagi kendaraan yang menuju Kawasan Puncak dan Sentul, Kabupaten Bogor dianggap berhasil menurunkan angka kemacetan lalu lintas kendaraan hingga ke angka 40 persen. (Reza Zurifwan)
 
 
INILAHKORAN, Puncak- Operasi ganjil genap (Gage) bagi kendaraan yang menuju Kawasan Puncak dan Sentul, Kabupaten Bogor dianggap berhasil menurunkan angka kemacetan lalu lintas kendaraan hingga ke angka 40 persen.
 
Hasil evaluasi pada uji coba kedua pada minggu ini, akan diserahkan Sat Lantas Polres Bogor dan Pemkab Bogor ke Direktorat Jendral Perhubungam Darat Kementerian Perhubungan, untuk selanjutnya menjadi bahan pikiran dalam pembuatan Peraturan Menteri Perhubungan.
 
 
Dirjen Perhubungan Darat Irjend (Pol) Budi Setiadi ketika ditemui wartawan di Pos Polisi Gadog Jalan Raya Puncak, Kecamatan Megamendung mengungkapkan uji coba kebijakan Gage di Kawasan Puncak dan Sentul dianggap cukup berhasil, namun pihaknya menunggu hasil evaluasi dari pelaksanaan uji coba tersebut.
 
 
"Dari hasil dua kali uji coba kebijakan aturan Gage kendaraan yang menuju Kawasan Puncak dan Sentul, formar atau skema sudah terbayang dan sejauh ini pengurangan jumlah kendaraan menuju Kawasan Puncak menurun hingga 40 persen hingga dianggap cukup berhasil," ungkap Irjend (Pol) Budi, Minggu 12 September 2021.
 
Ia menerangkan ada peningkatan jumlah kendaraan maupun kemacetan lalu lintas karena masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya sudah banyak yang atau tersosialisasikan aturan Gage.
 
"Dalam penerapan aturan Gage di Kawasan Puncak dan Sentul ini akan dikombinasikan dengan kebijakan rekayasa arus lalu lintas satu arah (one way) dan mungkin juga three atau for ini one, hal itu agar jumlah kendaraan roda empat lebih lagi mengalami penurunan, terjadinya penurunan arus kendaraan menuju Kawasan Puncak dan hari ini, saya rasa juga karena banyak masyarakat Jabodetabek yang tau akan aturan baru ini," terangnya.
 
 
Irjen (pol) Budi menuturkan sebelum ditetapkan Peraturan Menteri Perhubungan, jajarannya juga akan meminta pertimbangan  dari Kakorlantas Mabes Polrsi dan Dirtlantas Polda Jawa Barat.
 
 
 
"Tak hanya meminta pertimbangan  dari Kakorlantas Mabes Polrsi dan Dirtlantas Polda Jawa Barat,  kami juga akan meminta lagi masukan, saran pendapatnya masyarakat Kawasan Puncak. Lalu untuk 
 
Operasi Gage ini kami lebih fokus ke perbatasan Bogor dan belum perlu dilakukan di Kota Depok atau DKI Jakarta," tutur Irjen (pol) Budi.
 
Diwawancarai terpisah, Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata membenarkan bahwa telah terjadi penurunan jumlah arus kendaraan dan otomatis kemacetan lalu lintas di Kawasan Puncak dan Sentul.

"Di uji coba kedua operasi Gage minggu ini terjadi penurunan jumlah arus kendaraan  lalu dari jumlah kendaraan yang diputar balik karena plat nomor polisi kendaraannya tidak sesuai dengan tanggal ketika ia menuju Kawasan Puncak dan Sentul juga terjadi pengurangan jumlahnya, hal itu karena sudah tersosialisasinya aturan atau kebijakan ini," ujar AKP Dicky.
 
 
 
Mantan Kanit Regiden Polres Bogor ini menambahkan bahwa hasil evaluasi Operasi Gage ini akan diserahkan ke Dirtjen Perhubungan Darat Kemenhub, jajarannya akan mengusulkan kombinasi aturan rekayasa arus lalu lintas seperti one way.
 
"Usulan kombinasi Operasi Gage dan one way ini, permanen atau tidaknya domain keputusan kebijakannya ada di pemerintah pusat atau Kemenhub, Kakorlantas Mabes Polri dan Dirtlantas Polda Jawa Barat," tambahnya. (Reza Zurifwan)

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Glow Buka Kembali? Bima Arya: Tak Ada, Belum Buka!

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:59 WIB
X