• Jumat, 17 September 2021

Kawasan Bebas Mangkal Ojol di Kota Bogor, Pengemudi Juga Dilarang Berhenti, Inilah 6 Titiknya

- Selasa, 14 September 2021 | 13:04 WIB
 Petugas sedang memasang spanduk yang isinya larangan mangkal bagi para driver ojek online (Ojol) di Kota Bogor. (Rizki Mauludi)
Petugas sedang memasang spanduk yang isinya larangan mangkal bagi para driver ojek online (Ojol) di Kota Bogor. (Rizki Mauludi)

INILAH, Bogor - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor bersama petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP tengah gencar melaksanakan sosialisasi Kawasan Bebas Ojek Online di Kota Bogor. Ada 6 titik ruas jalan. Mana saja?

Ternyata yang dijadikan Kawasan Bebas Ojek Online di seputaran area jalur Sistem Satu Arah (SSA), yakni jalan Pajajaran, jalan Otista, jalan Ir. H. Juanda, jalan Jalak Harupat, jalan Kapten Muslihat dan jalan Paledang (50 Meter dari Simpang jalan Kapten Muslihat).

Diketahui, Bagi para pengemudi atau driver ojek online dilarang untuk 'mangkal' atau berhenti di area tersebut. Kecuali untuk antar jemput penumpang. Dasar hukum kebijakan ini berdasarkan Permenhub PM 12 tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.

Baca Juga: Jubir Sentul City Singgung Andi Junaidi, Pengacara Rocky Gerung Sentil Kasus Bos Sentul City

Dalam peraturan tersebut mengatur keteraturan untuk pengemudi dan aplikator dalam memberikan pelayanan kepada penumpang. Salah satunya adalah pengemudi dilarang mangkal di sembarang tempat. Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 21 Tahun 2017 tentang pengawasan dan pengendalian bagi kendaraan roda dua yang menggunakan aplikasi berbasis teknologi informasi di Kota Bogor.

Kemudian ada Surat keputusan Wali Kota Bogor Nomor 665/KEP.445-DISHUB/2021 tentang pembentukan tim pengawasan pengendalian bagi kendaraan roda dua yang menggunakan aplikasi berbasis teknologi informasi di Kota Bogor. Juga berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bogor Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Serta Perlindungan Masyarakat (Trantibum).

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dishub Kota Bogor, RA. Mulyadi mengatakan, pihaknya telah melakukan tahap sosialisasi dan pemasangan spanduk di 6 titik mengenai kebijakan Kawasan Bebas Ojek Online.

Baca Juga: Rocky Gerung vs Sentul City: David Sayangkan RG Beli Tanah dari Terpidana Kasus Jual Beli Tanah

"Hari ini kami masih tahap sosialisasi dengan memasang spanduk di 6 titik. Kami juga langsung menegur ojek online yang kedapatan mangkal," ungkap Mulyadi pada Selasa (14/9/2021).

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Duh, Bangunan SD Dekat Istana Bogor Ambruk

Kamis, 16 September 2021 | 17:04 WIB

Tokoh Pers Bogor H. Herman Suriawijaya Tutup Usia

Kamis, 16 September 2021 | 08:22 WIB
X