DPKPP Kabupaten Bogor dan KPK Kejar Aset dari Tangan Developer Perumahan

Dari 841 developer perumahan, baru 221 developer yang sudah menyerahkan lahan PSU, fasilitas sosial maupun fasilitas umum.

DPKPP Kabupaten Bogor dan KPK Kejar Aset dari Tangan Developer Perumahan

INILAHKORAN, Bogor - Dari 841 developer perumahan, baru 221 developer yang sudah menyerahkan lahan sarana prasarana utilitas (PSU), fasilitas sosial maupun fasilitas umumnya. Sedangkan, sebanyak 321 developer tidak diketahui rimbanya hingga menyisakan masalah bagi Pemkab Bogor.

Lahan PSU, fasilitas sosial maupun fasilitas umumnya tersebut sangat penting, karena setelahh diserahkan ke pemerintah daerah maka akan menjadi aset Pemkab Bogor.

"Sesuai arahan KPK (Komisi Pemberantas Korupsi), kami terus mengejar aset PSU, fasilitas sosial maupun fasilitas umum dari 841 developer perumahan, dari jumlah itu baru 221 developer yang sudah menyerahkan lahan PSUnya dan sudah menjadi aset Pemkab Bogor," kata Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor Lestya Irmawati kepada wartawan, Selasa 14 September 2021.

Baca Juga: Meski Pembebasan Lahan Belum Sinkron, Eka Wardhana Pastikan Pembangunan Jalan R3 Bogor Lanjut

Ia menerangkan untuk mengejar target penyelamatan aset Pemkab Bogor tersebut, DPKPP Kabupaten Bogor dan KPK akan mengundang secara berkala developer perumahan yang belum menyerahkan lahan lahan PSU, fasilitas sosial dan fasilitas umum.

"Pemkab Bogor bersama KPK sudah mengagendakan secara berkala pertemua dan sosialisasi penyerahan lahan PSU, fasilitas sosial maupun fasiitas umumnya, namun kami juga ada kendala, dimana 321 developer perumahan tidak diketahui rimbanya hingga kami pun disorot oleh KPK untuk mencari pemilik developer perumahan yang dimaksud," terangnya.

Halaman :


Editor : inilahkoran