• Minggu, 17 Oktober 2021

96 Warga Kota Bogor Ikuti Pelatihan Perhotelan, Desain Grafis, dan Teknis AC, Ini Tujuannya

- Kamis, 16 September 2021 | 18:21 WIB
Program pelatihan berbasis kompetensi untuk angkatan ketiga pada 2021. (INILAHKORAN/Rizki Mauludi)
Program pelatihan berbasis kompetensi untuk angkatan ketiga pada 2021. (INILAHKORAN/Rizki Mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor kembali menggulirkan program pelatihan berbasis kompetensi untuk angkatan ketiga pada 2021. Kegiatan kali ini diikuti 96 peserta dari bidang teknis AC, perhotelan, dan desain grafis.

Kepala Disnaker Kota Bogor Elia Buntang mengatakan, kegiatan yang dibiayai APBN ini 14 paket pelatihan yang terbagi dalam tiga angkatan. Untuk sekarang merupakan angkatan ketiga dengan program pelatihan teknis AC, perhotelan dan desain grafis.

"Ya, dengan adanya program pelatihan, peserta dapat meningkatkan kompetensi di bidangnya. Ia juga mengharapkan mereka bisa menciptakan lapangan kerja secara mandiri," ungkap Elia kepada wartawan pada Kamis (16/9/2021) sore.

Baca Juga: Sosialisasikan Kabupaten Tanggap Narkoba, BNNK Bogor Libatkan Media dan Pengusaha

"Kami inginnya mereka bercita-cita menjadi pekerja, tapi menciptakan lapangan kerja sendiri, harus menjadi wiraswasta baru," tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala UPTD BLK Kota Bogor, Enjang Nurjaman menambahkan, untuk angkatan ketiga diikuti 96 peserta yang terbagi 64 orang untuk program pelatihan desain gratis, 16 orang perhotelan dan 16 orang teknik AC.

"Program ini semua 14 paket dan ini yang terakhir 6 paket dari APBN. Kenapa yang sekarang desain grafis lebih banyak? ini tadinya hanya skema dasar tapi sekarang ditingkatkan menjadi skema digital marketing," kata Enjang.

Baca Juga: Luthfie Syam Bangun Lembah Pinus Camping di Ketinggian 1030 Mdpl, Lebih Dingin dari Puncak

Ia menjelaskan, peserta yang mengikuti pelatihan akan mendapatkan sertifikat dari Pemerintah Kota Bogor dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Selain itu, instruktur yang memberikan pelatihan juga memiliki sertifikat metodologi dan BNSP.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X