• Rabu, 20 Oktober 2021

Komisi IV Siap Kawal Anggaran Sarpras Disdik untuk Perbaikan Bangunan Sekolah

- Jumat, 17 September 2021 | 20:32 WIB
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Rifky Alaydrus saat meninjau SDN Otista. (INILAHKORAN/Rizki Mauludi)
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Rifky Alaydrus saat meninjau SDN Otista. (INILAHKORAN/Rizki Mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Komisi IV DPRD Kota Bogor mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar mengalokasikan anggaran sarana prasarana (sarpras) secara maksimal tahun mendatang. Hal ini dilakukan agar sekolah yang kondisinya rusak bisa segera tertangani, seperti perbaikan untuk SD Negeri Otista.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Rifky Alaydrus mengatakan, kasus bangunan ambruk SDN Otista menjadi perhatian serius DPRD Kota Bogor. Agar tak terulang, pria yang kerap disapa Habib tersebut mendorong APBD tahun 2022 agar fokus untuk kegiatan sarpras, khususnya perbaikan ruang kelas sekolah yang rusak.

"Tahun 2022 lebih konsen untuk sarpras, dua tahun lebih kan tidak diisi (sekolah) dan ini kan tidak ada energi positif. Sudah pasti akan lapuk dengan sendirinya. Untuk mendorong penganggaran yang maksimal, kalaupun tahun depan ada pengurangan tentunya dimaksimalkan untuk anggaran," ungkap Rifky usai meninjau lokasi SDN Otista pada Jumat siang, 17 September 2021.

Baca Juga: ITB VINUS dan Rudy Susmanto: Pengembangan SDM merupakan Investasi Penting Kabupaten Bogor

Habib mengungkapkan, Dinas Pendidikan (Disdik) mengajukan anggaran Rp50 miliar untuk kegiatan sarpras. Namun, karena keterbatasan kemampuan daerah karena pandemi Covid-19 anggaran tersebut berkurang.

"Bangunan yang ambruk tersebut kondisinya memang sudah tidak layak dan memerlukan perbaikan. Bangunan sudah lama, terakhir pembangunan 2004. Informasinya sudah dianggarkan tahun 2022, tetapi karena bencana, faktor alam, (kejadian ini-red) di luar dugaan," terang Habib.

Habib menjelaskan, saat ini, Disdik Kota Bogor juga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada kepala daerah. Kemudian, diusulkan anggaran perbaikan Bantuan Sosial tak Terduga (BSTT).

Baca Juga: 96 Warga Kota Bogor Ikuti Pelatihan Perhotelan, Desain Grafis, dan Teknis AC, Ini Tujuannya

"Sebenarnya tahun 2020 pasti sudah dianggarkan oleh dinas, tapi karena refocusing tahun ini ada keterlambatan," tegasnya.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengedar Sabu Asal Cina Diciduk Polres Bogor

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:52 WIB
X