• Senin, 25 Oktober 2021

HUT ke-76, RS PMI Bogor Kenalkan Pengobatan Akupuntur untuk Long Covid-19

- Minggu, 19 September 2021 | 11:29 WIB
Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (RS PMI) Bogor menghadirkan penambahan layanan kesehatan dan teknologi untuk memudahkan pasien juga keluarga yang membutuhkan layanan mudah serta cepat. (Rizki Mauludi)
Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (RS PMI) Bogor menghadirkan penambahan layanan kesehatan dan teknologi untuk memudahkan pasien juga keluarga yang membutuhkan layanan mudah serta cepat. (Rizki Mauludi)

INILAH, Bogor - Memperingati hari jadi ke-76 Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (RS PMI) Bogor menghadirkan penambahan layanan kesehatan dan teknologi untuk memudahkan pasien juga keluarga yang membutuhkan layanan mudah serta cepat.

Diantaranya yang terbaru RS PMI memperkenalkan pengobatan akupuntur medis untuk gejala setelah Covid-19 atau long Covid-19 serta berkomitmen mempermudah pelayanan dan administrasi bagi pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) atau BPJS Kesehatan khususnya penyandang thalasemia mayor dan hemofilia yang menjalani terapi rutin transfusi darah, obat antihemofilia, dan obat kelasi besi.

 
Direktur Utama RS PMI Bogor, Djoko Setionegoro mengatakan, pihaknya menghadirkan pengobatan akupunktur medis untuk long Covid-19, perawat akupuntur medis ini disertai ruangan yang representatif, jadi ruang ini bisa melihat view Kebun Raya Bogor (KRB). 
 
"Sekarang ini banyak sekali kasus setelah sembuh Covid-19 ada gejala kecemasan, nyeri sendi dan sakit kepala. Jumlahnya tidak sedikit, inframasi di persendian menjadi fokus tindakan akupuntur medis," ungkap Djoko didampingi direktur Umum dan Plt Keuangan M. Arfan F serta direktur pelayanan medik dan keperawatan Banon Sukoandari pada Minggu (19/9/2021).
 
Djoko melanjutkan, awalnya akupuntur medis ini diarahkan untuk kasus nyeri, treatment stroke dan sakit pinggang juga leher yang kondisinya tidak sehat. Kemudian bisa juga untuk mengatasi kegemukan, mengikuti perkembangan saat ini setelah banyak pasien Covid-19, ada kunjungan dari pasien yang sudah sembuk Covid-19 tetapi ada gejala setelahnya.
 
"Memang kemarin cukup tinggi gejala setelah Covid-19. Angka pasien pasca Covid-19 dari berbagai gejala yang tadi disebutkan. Maka itu dibuka pengobatan akupunktur medis untuk long Covid-19. Karena setelah mengobati, kami membuka layanan konsultasi bahkan dengan telekonsultasi juga bisa," tambahnya.
 
 
Djoko juga mengatakan, selain itu pihaknya juga bekerjasama dengan BPJS Kesehatan menghadirkan kemudahan akses pelayanan dan administrasi bagi peserta JKN-KIS khususnya penyandang thalasemia mayor dan hemofilia yang menjalani terapi rutin transfusi darah, obat antihemofilia, dan obat kelasi besi di rumah sakit. RS PMI juga menjadi pusat Thalasemia di Kota Bogor yang didukung oleh dr. Hikari Sp. A (K) sebagai Konsultasi hematologi.
 
"Kami berikan pelayanan terbaik untuk pasien thalasemia, karena yang banyak orang tahu penyakit darah itu anemia tapi ini thalasemia dengan perawatan khusus. Saat ini RS PMI Bogor sudah banyak mengalami perubahan menjadi lebih modern disertai dengan penambahan layanan kesehatan dan teknologi terkini seperti sistem pendaftaran online (mobil app), layanan antar obat dan telekonsul," tuturnya.
 
Masih kata Djoko, pihaknya juga menangani pasien BPJS di poliklinik reguler, RS PMI Bogor juga melayani pasien asuransi/ perusahaan dan perorangan di poliklinik Grand Afiat yang saat ini akan semakin lengkap dengan berbagai layanan baru.
 
"Layanan baru tersebut adalah klinik memori, klinik kosmetik medik, klinik bedah plastik, klinik akupuntur medik, klinik gigi spesialistik, klinik nyeri intervensi, gizi klinik, klinik bedah vaskuler, klinik geriarti dan endoskopi THT," bebernya.
 
 
Djoko membeberkan, RS PMI pun telah melengkapi alat medis baru yaitu USG yang dapat melihat pembuluh darah, otot rangka dan tendon untuk mendukung klinik bedah vaskular dan klinik nyeri intervensi. 
 
"Kedepan kami akan dilengkapi USG 4D sebagai sarana klinik kebidanan dan kandungan. Selain itu RS PMI Bogor sudah dilengkapi pula dengan peralatan CT scan 32 slice, C Arm, ESWL, endoskopi internist, endoskopi THT, Fluoroscopy, Dental panoramic, mobile X-Ray, X-Ray Generql Purpose, Dental X-Ray, USG Echo untuk jantung," bebernya.
 
Ia juga menerangkan, bahwa sebagai pendukung penting klinik bedah RS PMI Bogor juga memiliki klinik perawatan luka modern dengan perawat bersertifikat dan menggunakan modern wound dressing. Untuk rawan inap, RS PMI Bogor memiliki Paviliun PIV+VVIP yaitu ruang Eboni dan Sujudi yang berdekatan dengan Poliklinik Grand Afiat.
 
 
Djoko juga menekankan, untuk pemeriksaan laboratorium RS PMI juga akan dilengkapi diri dengan didirikan Lab PCR untuk pemeriksaan SarsCiv2.
 
"Hasilnya bisa dipakai masyarakat untuk perjalanan. Jadi masyarakat jangan takut," pungkasnya.***(Rizki Mauludi)
 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

JQR Gelar Bakti Sosial Bersama Eiger di Megamendung

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:00 WIB
X