• Rabu, 20 Oktober 2021

Gage Algomerasi Bukan Solusi, Bupati Bogor dan Cianjur Desak Pemerintah Pusat Bangun Jalan Puncak II

- Minggu, 19 September 2021 | 14:23 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin dan Bupati Cianjur Herman Suherman. (INILAHKORAN/Reza Zurifwan)
Bupati Bogor Ade Yasin dan Bupati Cianjur Herman Suherman. (INILAHKORAN/Reza Zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Kebijakan sistem ganjil genap (Gage) kendaraan algomerasi di lima wilayah yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kota Bogor, Kabupaten dan Kota Sukabumi dianggap bukan solusi kemacetan lalu lintas di Kawasan Puncak, baik itu di wilayah Kabupaten Bogor maupun Kabupaten Cianjur.

Solusi terbaik mengurai kemacetan lalu lintas ialah membangun Jalan Puncak II atau Poros Tengah Timur (PTT) sepanjang 48 Km, mulai dari Kecamatan Citeureup-Babakan Madang-Sukamakmur, Kabupaten Bogor hingga Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Oleh karena itu, baik Bupati Bogor Ade Yasin maupun Bupati Cianjur Herman Suherman, bahkan dalam pertemuannya di Melrimba Garden, Desa Tugu Utara, Cisarua bersama Forkimpda masing-masing sepakat untuk mendesak pemerintah pusat membangun Jalan Puncak II.

Baca Juga: Realisasi Tender Barang dan Jasa Kota Bogor Capai 70 Persen

"Saat pelaksanaan sistem Gage, antrian kendaraan lalu lintas sejak dari Pintu Tol Ciawi terbilang panjang dan apabila diberlakukan sistem rekayasa arus lalu lintas satu arah atau one way yang sudah berlangsung sejak 36 tahun lalu maka akan mempengaruhi pendapatan pelaku usaha jasa wisata, oleh karena pelebaran Jalan Raya Puncak atau pembangunan jalan layang itu kecil kemungkinan maka kami pun mengusulkan solusi satu-satunya yaitu agar pemerintah pusat membiayai pembangunan Jalan Puncak II," kata Ade Yasin kepada wartawan akhir pekan kemarin.

Jika di luar Pulau Jawa, sambungnya pemerintah pusat bisa membangun belasan hingga ratusan triliun rupiah, maka untuk membangun secara tuntas Jalan Raya Puncak II itu maksimal membutuhkan biaya Rp 5 triliun.

"Anggaran biaya pembangunan Jalan Puncak II tuntas di bawah Rp5 triliun, namun jikalau hanya dikasih Rp 2 triliyn pasti tuntas juga, tentunya dengan penyesuaian atau disederhanakan," sambungnya.

Baca Juga: Bangun Jalan Puncak II di Cianjur, Sentul City juga Sumbang Lahan

Ade menuturkan Jalan Puncak II tidak hanya menghidupkan ekonomi Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, tetapi juga ke beberapa wilayah di Jawa Barat, Kota Tangerang, Banten dan DKI Jakarta.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengedar Sabu Asal Cina Diciduk Polres Bogor

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:52 WIB
X