• Selasa, 19 Oktober 2021

Masyarakat Bogor Enggan Ikut Vaksinasi? Nanti Urusannya Sama Tim Pemburu Vaksin!

- Senin, 20 September 2021 | 11:14 WIB
Tim Pemburu Vaksin Kota Bogor. (Rizki Mauludi)
Tim Pemburu Vaksin Kota Bogor. (Rizki Mauludi)

INILAH, Bogor - Satgas Covid-19 Kota Bogor meluncurkan Tim Pemburu Vaksin. Tugasnya, mengedukasi masyarakat Kota Bogor agar mau ikut vaksinasi di sentra vaksin terdekat.

Tim Pemburu Vaksin Kota Bogor beranggotakan tim gabungan Srikandi Satpol PP Kota Bogor, anggota perempuan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Polwan Polresta Bogor Kota, Korp Wanita Angkatan Darat (Kowad) dan Wanita Angkatan Udara (Wara). Mereka dikukuhkan di Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin (20/9/2021) siang.

Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor yang juga Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, saat ini dilakukan pelonggaran disektor ekonomi, tetapi longgar bukan berarti pelanggaran, bukan berarti pengabaian, tetap jaga Protokol Kesehatan (Prokes), ikuti ketentuan pemerintah dan waspada walaupun hari ini kasus semakin baik.

Baca Juga: Pembangunan Jalur Puncak II, Pusatnya Lelet, Cianjur-Bogor Makin Greget

"Aktifitas yang semakin meningkat diiringi dengan akselerasi dari vaksinasi di Kota Bogor. Target dari bapak presiden bulan September wilayah aglomerasi minimal telah mencapai 70 persen dosisi pertama, di Kota Hujan berkat Kapolresta Bogor Kota beserta jajaran dan semua unsur target telah terlampaui. Saya apresiasi kerja keras yang luar biasa. Kita saat ini mendekati 80 persen dosisi pertama namun demikian di lapangan justru tantangan lebih sulit lagi," ungkap Bima kepada INILAH usai melaunching tim pemburu vaksin.

Bima melanjutkan, ada masanya pihaknya melaksanakan mobilisasi di sentra-sentra vaksin besar, tapi hari ini target cara bertindak sudah berbeda dengan menetapkan sasaran, waktu dan tempat harus disiapkan lagi. Perlu lebih gesit lagi melibatkan unsur-unsur untuk masuk menembus titik-titik yang teridentifikasi warganya belum divaksin. RT dan RW tentu tidak bisa bergerak sendiri, karena itu perlu kolaborasi semua.

Baca Juga: Rocky Gerung vs Sentul City, Pengamat: Aneh BPN Kabupaten Bogor Kok Bungkam

"Satpol PP Srikandi, Dishub dibantu Polwan, Kowad dan Wara saya yakin bisa menembus titik-titik yang kami tuju tadi. Kalau diawal-awal ditarget angkatnya 12 sampai 15 ribu bahkan kapasitas kami bisa 23 ribu. Hari ini perkembangan dilapangan angka semakin rendah, karena targetnya semakin sedikit, karena tantangan semakin besar karen itu tim pemburu vaksin bertugas menentukan target sasaran, kedua lokasi yang dituju dan tempat sentra vaksin nya yang lebih efektif serta ketiga waktu pelaksanaannya. Tiga hal itu kita jalankan untuk meningkatkan target dari 12 ribu atau 15 ribu," jelasnya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro mengatakan, dipilih anggota wanita dikarenakan agar lebih humanis dengan sasaran wilayah masyarakat yang belum divaksin, bisa juga diwilayah pinggiran. Mereka diberikan pemahaman dan modul-modul tentang vaksinasi.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X