• Kamis, 28 Oktober 2021

Pembangunan TPPAS Lulut-Nambo Tuntas Oktober, Awal Tahun Mulai Beroperasi

- Selasa, 21 September 2021 | 16:04 WIB
Proyek pengerjaan TPPAS Lulut Nambo (Luna) yang diperkirakan tuntas Oktober 2021. (Reza Zurifwan)
Proyek pengerjaan TPPAS Lulut Nambo (Luna) yang diperkirakan tuntas Oktober 2021. (Reza Zurifwan)
INILAHKORAN, Citeureup-Sempat terkendala kurangnya modal investor dan perihal lainnya, pembangunan Tempat Pengelolaan dan Pemprosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo (Luna) rencananya akan tuntas pada awal Bulan Oktober mendatang.
 
Dengan tuntasnya pembangunan tersebut, maka Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat pun menargetkan pada akhir Bulan Januari atau awal Bulan Februari TPPAS Luna sudah bisa beroperasi.
 
"Di Bulan Maret lalu, PT. Jabar Bersih Lestari (JBL) mulai melanjutkan pembangunan TPPAS Nambo dan InsyaAllah proses pembangunannya tuntad di awal Bulan Oktober tahun ini," kafa Kepala DLH Jawa Barat Prima Mayaningtyas kepada wartawan, Selasa 21 September 2021.
 
 
Mantan Kepala bidang Keanekaragaman Hayati (Kejiati) BPLHD Jawa Barat Ini menambahkan, sesuai target Gubernur Jaea Barat Ridwan Kamil, maka TPPAS Lina akan mulai beroperasi dalam pengelolaan sampah menjadi refused derived fuel (RDF), bulir pupuk, dan biogas pada Bulan Februari Tahun 2020 mendatang.
 
"Target kami berikutnya, TPPAS Luna mulai beroperasi 40 persen dari total kapasitas pengelolaan sampahnya pada akhir Bulan Januari atau awal Bulan Februari tahun depan," tambahnya.
 
Diwawancarai terpisah, Kepala DLH Kabupaten Bogor Asnan berharap TPPAS Luna segera beroperasi, karena Tempat Pembuangan Akhir Sementara (TPAS) Galuga di Kecamatan Cibungbulang cukup kewalahan dalam menampung sampah masyarakat Kabupaten dan Kota Bogor.
 
 
"Semoga TPPAS Luna segera beroperasi setelah mundur dari target sebelumnya pada akhir Bulan Juni Tahun 2020 lalu, akibat belum tuntasnya pembangunan TPPAS Luna, kami pun memperpanjang kerjasama pembuangan sampah ke TPAS Galuga, Cibungbulang," harap Asnan.
 
Mantan Camat Tenjo ini melanjutkan demi mengurangi sampah rumah tangga, DLH Kabupaten Bogor pun memperbanyak bamk sampah dam kampung ramah lingkungan (KRL).
 
"Dengan keberadaan 500an bank sampah dan 500an KRL yang tersebar di 40 kecamatan, jumlah sampah rumah tanggapun berkurang 10 persen dari jumlah sebelumnya," lanjutnya.
 
 
Informasi yang dihimpun Inilahkoran, TPPAS Luna yang memiliki luas 55 hektare akan mengelola sampah dari 4 daerah, yaitu Kota Depok, Kota Tanggerang Selatan, Kota dan Kabupaten Bogor. (Reza Zurifwan)
 
 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Glow Buka Kembali? Bima Arya: Tak Ada, Belum Buka!

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:59 WIB
X