• Minggu, 24 Oktober 2021

Objek Wisata di Kota Bogor Segera Buka, Berani 'Nakal' Langgar Prokes Bakal Disegel

- Kamis, 23 September 2021 | 16:49 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya (kiri) berbicara kepada wartawan terkait rencana uji coba pembukaan objek wisata.  (Rizki Mauludi)
Wali Kota Bogor Bima Arya (kiri) berbicara kepada wartawan terkait rencana uji coba pembukaan objek wisata. (Rizki Mauludi)

INILAHKORAN, Bogor- Pemerintah Kota Bogor siap menjalankan uji coba pembukaan objek wisata yang telah memenuhi persyaratan administrasi. Wali Kota Bima Arya punya pesan khusus.

Tentunya amanat dari Bima Arya yang paling utama dan harus dijalankan adalah Protokol Kesehatan (Prokes) di tempat wisata. Pemkot Bogor tak segan-segan akan mencabut izin usaha apabila ada ledakan Covid-19 di tempat wisata karena tidak menerapkan Prokes.

"Begini, saya telah audiensi dengan Paguyuban Objek Wisata Bogor di Pendopo VI, Perumahan Baranangsiang Indah, Kecamatan Bogor Timur pada Rabu (22/9/2021) sore. Saat ini vaksinasi terus berjalan dan kondisi Indonesia jauh lebih sukses dibanding negara lain, ini berkat rantai koordinasi yang bagus dari pusat ke daerah," ungkap Bima kepada wartawan pada Kamis 23 September 2021.

Baca Juga: Cantik-cantik Kok Jadi Begal, Remaja Putri Bogor Diamankan Polisi

Bima melanjutkan, pihaknya mempersilahkan, pelaku pariwisata untuk melakukan uji coba selama memenuhi persyaratan administrasi dan memahami Prokes.

"Namun kami akan bersikap tegas jika nanti saat uji coba ada 'ledakan' Covid-19, kami tak segan mencabut izin usaha. Ya, kami saling komitmen, mangga buka, tapi prokesnya harus ada CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability) dan QR Code Peduli Lindungi," terang Wali Kota Bogor dua priode ini.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Atep Budiman mengatakan, melalui koordinasi Kemenparekraf sudah ada tempat wisata yang diujicobakan yakni J-Bond. Dipilihnya J-Bond bisa uji coba bukan tanpa alasan, melainkan karena sudah memenuhi segala macam persyaratan administrasi.

"Jadi pengalaman J-Bond ini di share ke pelaku pariwisata lain dan pelaku pariwisata sudah secara mandiri mendaftar persyaratan, seperti sertifikasi CHSE ke Kemenparekraf dan QR Code Peduli Lindungi ke Kemenkes," ungkap Atep.

Baca Juga: Soal Rencana Kenaikan Iuran Retribusi Sampah, DLH Kabupaten Bogor Dilema

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

JQR Gelar Bakti Sosial Bersama Eiger di Megamendung

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Pengedar Sabu Asal Cina Diciduk Polres Bogor

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:52 WIB
X