• Minggu, 24 Oktober 2021

Update Kasus Ganja Sintetis di Bogor, Polisi Sudah Amankan 14 Tersangka

- Kamis, 23 September 2021 | 17:09 WIB
Dir Res Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat. (Ahmad Sayuti)
Dir Res Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat. (Ahmad Sayuti)

INILAHKORAN, Bandung- Subdit I Dit Resnarkoba terus mengembangkan pengungkapan jaringan ganja sintetis atau gorila asal China. Kini total tersangka yang sudah diamankan sebanyak 14 orang dengan barang bukti 26 kilogram ganja sintetis.

Dir Res Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat mengatakan, hasil pengungkapan kasus ganja sintetis yang ditangani Polres Bogor terus dikembangkan oleh Subdit I Dit Resnarkoba Polda Jabar, dan kembali mengamankan tiga tersangka berinisial RO, WA, dan WJ.

”Dari hasil pengungkapan di Kabupaten Bogor kemarin, telah ditangkap tiga orang di Bandung. Mereka sebagai peracik,” katanya kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kamis 23 September 2021.

Baca Juga: Polres Bogor Ungkap Peredaran Ganja Sintetis Asal Cina, 7 Orang Tersangka Bandar-bandar Besar

Dari hasil pengungkapan Polres Bogor telah diamankan 11 tersangka, di Kabupaten Bogor yang merupakan pengedar dan peracik tembakau sintetis tersebut. Dengan adanya penangkapan tiga tersangka ini total menjadi 14 orang.

”Mereka melakukan peracikan dan membuat tembakau sintetis dari bahan baku yang dibeli dari China, melalui jasa seseorang, dan orang itu kini masuk DPO dan masih dalam pencarian. Pengembangan kasus ini dilakukan dari sembilan TKP, di antaranya Bogor, Bandung, Pal Merah, Tanggerang Selatan,"  ujarnya.

Selain mengamankan para tersangka, polisi juga telah menyita barang bukti seberat 26 kilogram bahan baku ganja sintetis, dan 10 kilogram ganja sintetis siap edar. Dalam pengungkapan ini, Polda Jabar hanya membekup dan tetap ditangani Polres Bogor untuk perkaranya.

Baca Juga: Nyambi Jual Ganja Sintetis, Tukang Ojek di Cimahi Diringkus Polisi

Akibat perbuatannya, para pelaku dikenakan sanksi Pasal 114 dan atau 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman maksimal penjara seumur hidup, minimal 5 tahun dan atau maksimal 20 tahun, denda minimal Rp1 miliar.***(Ahmad Sayuti)

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

JQR Gelar Bakti Sosial Bersama Eiger di Megamendung

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Pengedar Sabu Asal Cina Diciduk Polres Bogor

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:52 WIB
X