• Minggu, 24 Oktober 2021

Daftar Online Ribet, Pedagang Bogor Lebih Senang Datangi Sentra Vaksinasi di Pasar

- Minggu, 26 September 2021 | 10:31 WIB
Perumda Pasar Pakuan Jaya (INILAH/Rizki Mauludi)
Perumda Pasar Pakuan Jaya (INILAH/Rizki Mauludi)

INILAHKORAN, Bogor – Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPPJ) Muzakkir menyebut hingga saat ini sekitar 80 persen pedagang di pasar-pasar dibawah komando Perumda Pasar Pakuan Jaya (Perumda PPJ) sudah divaksin Covid-19. Untuk mencapai 100 persen. Perumda PPJ secara bertahap membuka sentra vaksin di pasar-pasar.

"Sebenarnya untuk pedagang di bawah pengelolaan kami itu sudah di atas 80 persen divaksin. Tapi ternyata bagian dari pasar ini kan banyak juga yang sebelumnya tidak terdeteksi. Seperti juru parkir, bongkar muat, kuli panggul dan warga pasar yang selama ini tidak masuk hitungan. Karena kami fokus pada pedagang yang di dalam pasar,” ungkap Muzakkir kepada wartawan, Minggu.

Muzakkir melanjutkan, ada ide dari kewilayahan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang bingung mengadakan lokasi vaksin, sehingga Perumda PPJ menyarankan membuat sentra vaksin di Pasar Jambu Dua. Sebab, selain menjaring warga biasa, juga bisa menyasar warga pasar yang beraktifitas di Pasar Jambu Dua.

Baca Juga: Perumda PPJ: Ayo Masyarakat Belanja ke Pasar Tradisional

"Di sana kami buat 300 orang. Nah dari situ kami tahu pedagang banyak yang tidak mau ribet mendaftar online, pergi ke sentra vaksin seperti Puri Begawan, BTM atau lainnya, karena dianggap ganggu waktu jualan. Ketika kami buat di Pasar Jambu Dua, ternyata para pedagang antusias hingga harus menambah kuota vaksin," terangnya.

Muzakkir menjelaskan, sehingga untuk mengejar target 20 persen pedagang plus warga pasar yang belum mendapat vaksin, pihaknya memutuskan bakal membuat sentra vaksin di seluruh pasar dibawah pengelolaan Perumda PPJ Kota Bogor. Setelah Pasar Jambu Dua, dibuka sentra vaksin Blok F Pasar Kebonkembang pada Jumat lalu.

“Blok F dibuka dengan target 300 orang. Ternyata ramai, sampai sebelum Jumatan saja 300 orang itu sudah penuh. Akhirnya kami tambah kuota sampai 1.000 itu setelah Jumatan. Makanya kedepan kami rasa perlu dibuka sentra vaksin di pasar-pasar lain,” jelasnya.

Baca Juga: Direksi Perumda PPJ Matangkan Kebijakan Wajib Vaksinasi untuk Pedagang

Sementara itu, Direktur Umum (Dirum) Perumda PPJ Jenal Abidin menambahkan, setelah Pasar Jambu Dua dan Blok F Pasar Kebonkembang, pihaknya akan menargetkan membuat sentra vaksin di Pasar Gunungbatu dan Pasar Bogor. Meskipun secara data, para pedagang di dua pasar tersebut sebagian besar sudah mendapatkan vaksin.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

JQR Gelar Bakti Sosial Bersama Eiger di Megamendung

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Pengedar Sabu Asal Cina Diciduk Polres Bogor

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:52 WIB
X