• Kamis, 28 Oktober 2021

Proyek Pembangunan RSUD Bogor Utara Terancam Ditunda ke Tahun Depan, Ini Alasannya

- Senin, 27 September 2021 | 17:31 WIB
Proyek Pembangunan RSUD Bogor Utara terancam ditunda ke tahun depan. (Reza Zurifwan)
Proyek Pembangunan RSUD Bogor Utara terancam ditunda ke tahun depan. (Reza Zurifwan)
INILAHKORAN, Parung- Minimnya progres pembangunan Gedung RSUD Bogor Utara">RSUD Bogor Utara di Desa Cogrek, Parung membuat anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Asep Wahyuwijaya kecewa. Dia pun setuju saja jika proyek senilai Rp 96,3 milyar ditunda ke Tahun 2022 mendatang ketimbang dilanjutkan tetapi meluncur ke tahun depan atau bahkan mangkrak.
 
Pendapat itu, diutarakan politisi Partai Demokrat karena kebetulan saat ini  Pemprov Jawa Barat juga mengalami defisit anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) sebesar kurang lebih Rp 5 triliun.
 
"Ketimbang proyek pembangunan RSUD Bogor Utara">RSUD Bogor Utara ini  dilanjutkan tetapi meluncur ke tahun depan atau bahkan mangkrak, saya sih setuju saja kalau Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menunda proyek yang anggarannya dari bantuan keuangan senilai Rp 96,3 milyar ini ke tahun depan," ungkap Asep kepada wartawan, Senin, 27 September 2021.
 
 
Alumni Universitas Pajajaran ini sebenarnya berharap, proyek pembangunan RSUD Bogor Utara">RSUD Bogor Utara bisa selesai tepat waktu. Karena masyarakat Kabupaten Bogor di wilayah utara sangat membutuhkan keberadaan rumah sakit.
 
"Harusnya karena rencana pembangunan RSUD Bogor Utara">RSUD Bogor Utara ini sudah lama direncanakan dan masuk skala prioritas di masa pandemi Covid-19, Pemkab Bogor harusnya bisa meminimalisir kendala apapun itu. Tapi kita juga jangan mensia-siakan anggaran hingga bisa saja, karena minimnya progres pembangunan, maka bisa dihentikan atau ditunda dahulu kontrak kerjanya," sambungnya.
 
Kepada Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Bogor, Asep meminta agar mereka mengecek ketersediaan dana bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat tersebut.
 
"DPKAD Kabupaten Bogor saya minta cek ke DPKAD Jawa Barat, apakah dana atau anggaran proyek pembangunan RSUD Bogor Utara">RSUD Bogor Utara terkena refocusing atau tidak? Dewan sendiri tidak bisa mengontrol itu, karena refocusing di masa pandemi ini tidak butuh persetejuan DPRD Jawa Barat," pinta Asep.
 
 
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kartalina Suwardi membenarkan bahwa progres pembangunan proyek pembangunan RSUD Bogor Utara">RSUD Bogor Utara dibawah standar dari rencana kerja.
 
"Hari ini kami baru mengecek proyek pembangunan RSUD Bogor Utara">RSUD Bogor Utara, memang benar progres pekerjaannya baru sekitar 8 persen dan itu dibawah standar rencana kerja," ucap Mike.
 
Ia menjelaskan saat ini, PT Jaya Semanggi Enjiniring selaku penyedia jasa proyek pembangunan Gedung RSUD Bogor Utara">RSUD Bogor Utara masih dalam tahap pengeboran atau pemasangan tiang pancang.
 
 
"Karena saat ini progresnya masih rendah dimana mereka baru memasang tiang pancamg, kami pun meminta mereka melakukan percepatan walaupun saat ini terkendala cuaca yang hujan terus setiap sore.  Kepada PT Jaya Semanggi Enjiniring 
pun meminta mereka menambah  alat berat, menambah jumlah pekerka dan menambah jam waktu kerja," jelasnya.*** (Reza Zurifwan)

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Glow Buka Kembali? Bima Arya: Tak Ada, Belum Buka!

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:59 WIB
X