• Sabtu, 21 Mei 2022

Atty Somaddikarya: Fungsi Koperasi itu Gotong Royong, Bukan Tanggung Renteng

- Rabu, 29 September 2021 | 16:32 WIB
 (istimewa)
(istimewa)

INILAHKORAN, Bogor - Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri Atty Somaddikarya menyebut koperasi adalah wadah bagi sekelompok orang yang memiliki tujuan mengubah mindset diri menjadi pribadi yang mandiri dan berdikari secara ekonomi. Dalam azas koperasi, tertanam adanya nilai gotong royong bukan tanggung renteng.

Gotong royong dan tanggung renteng memiliki dasar teori yang hampir sama, akan tetapi tidak sama bahkan tidak sesuai dengan prakteknya. Azas koperasi yang digagas Bung Hatta lebih menjungjung tinggi azas kekeluargaan.

Atty mengatakan, salah satu contoh gotong royong di koperasi yakni adanya pinjaman macet lantaran keadaan yang tidak memungkinkan akan dihibahkan dengan syarat ketentuan yang berlaku atas kebijakan dan keputusan di Rapat Anggota Tahunan (RAT).

"Kemacetan pembayaran yang terjadi menjadi tanggung jawab koperasi karena ada Sisa Hasil Usaha (SHU). Untuk itu, tidak ada cerita anggota yang macet dalam hal pembayaran dikenakan denda dn sanksi," ungkap Atty, Rabu 29 September 2021.

Baca Juga: Diduga Bawa Muatan Melebihi Kapasitas, Truk di Jalur Puncak Bogor Oleng Tabrak Pemotor Hingga Tewas

"Apalagi dipaksa untuk membayar dan ditagih dengan cara-cara yang tidak manusiawi, dan menarik sebuah barang yang sebagai jaminan atas pinjaman," tambahnya

Dia menjelaskan, koperasi memiliki konsep menyejahterahkan bukan malah sebaliknya yang akhirnya menyulitkan anggotanya. Selain itu, memberikan edukasi untuk menggeser budaya meminjam terlebih pada pinjaman yang instan, bahayanya meminjam pada rentenir, pinjaman online yang abal-abal dengan bunga yang tinggi, hal ini hanya menjerat dan membuat masyarakat miskin semakin miskin, bahkan lahirnya masyarakat miskin baru.

Atty menjelaskan, edukasi yang gencar pada masyarakat harus terus dilakukan. Untuk itu, koperasi memberikan pemahaman pada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memulai kebiasaan menabung menjadi sebuah budaya.

Baca Juga: Perluas Pemasaran, Pemkot Bogor Dorong UMKM Tingkatkan Kapasitas Platform Digital

"Jadi, ketika anggota mengajukan pinjaman sebagai hak anggota di koperasi harus punya niat yang baik untuk mengembalikan kewajibannya atas hak yang diterima, karena apa? Hak yang ia terima bersumber dari tabungan anggota," papar Atty.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X