• Jumat, 21 Januari 2022

Dewan Kota Bogor Terus Berjuang Raperda Santunan Kematian Bisa Disahkan

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 17:05 WIB
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pembentukan Raperda Santunan Kematian, Anna Mariam Fadhilah. (INILAHKORAN/Rizki Mauludi)
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pembentukan Raperda Santunan Kematian, Anna Mariam Fadhilah. (INILAHKORAN/Rizki Mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor telah menyelesaikan penyusunan dan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Santunan Kematian.

Raperda ini pun telah mendapatkan evaluasi Gubernur Jawa Barat sebagaimana ketentuan dalam Permendagri Nomor 120 Tahun 2018 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pembentukan Raperda Santunan Kematian, Anna Mariam Fadhilah mengungkapkan, berdasarkan fasilitasi gubernur melalui Bagian Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat tertanggal 24 Agustus 2021, draf Raperda Santunan Kematian ditolak.

Baca Juga: Menjaring Aspirasi dari Masyarakat, Jenal Mutaqin: Perda Santunan Kematian Segera Disahkan

Terkait hasil fasilitasi gubernur tentang Raperda Santunan Kematian menyatakan bahwa hal-hal yang diatur dalam raperda itu cukup diatur dalam perwali sehingga raperda ini tidak dapat diloloskan.

“Kami sangat menyayangkan, kebijakan yang dibutuhkan oleh masyarakat tidak mampu diakomodir dalam produk hukum yang lebih jelas dan mengikat," ungkap Anna Mariam kepada wartawan pada Jumat, 1 Oktober 2021.

Menindaklanjuti hal tersebut, Anna Mariam mengaku, tidak akan tinggal diam dan DPRD sudah bersurat serta menghadap langsung ke Pemprov Jabar agar hasil tersebut bisa ditinjau kembali.

Baca Juga: Kota Bandung Telah Cairkan Uang Santunan Kematian Covid-19

"Dorongan dari DPRD Kota Bogor ini merupakan rasa tanggung jawab legislator untuk memastikan Raperda Santunan Kematian yang memiliki dampak positif langsung kepada masyarakat bisa segera dirasakan oleh masyarakat Kota Bogor," tambahnya.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Artif FTV di THM

Selasa, 18 Januari 2022 | 20:18 WIB
X