• Selasa, 17 Mei 2022

PTM Terbatas, Kadisdik Kota Bogor Imbau Siswa Gunakan Transportasi Online

- Senin, 4 Oktober 2021 | 17:31 WIB
PTM Terbatas di Kota Bogor. (INILAHKORAN/Rizki Mauludi)
PTM Terbatas di Kota Bogor. (INILAHKORAN/Rizki Mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Dinas Pendidikan Kota Bogor mengimbau agar orang tua siswa mengarahkan anaknya untuk menggunakan jasa transportasi daring untuk berangkat ke sekolah, hal ini dilakukan guna mencegah siswa-siswi terpapar Covid-19 saat menggunakan angkutan umum.

Hal ini juga sesuai dengan arahan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim guna menjaga agar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) berjalan dengan lancar dan baik.

"Memang ada kekhawatiran masyarakat, siswa terpapar ketika naik angkutan umum ke sekolah. Kalau soal kekhawatiran, siapa yang tidak khawatir. Tidak ada orang yang tidak khawatir ketika PTMT dimulai. Tapi kita perlu antisipasi, kenapa kita tidak anjurkan naik angkutan umum? Karena perjalanan naik angkot, sulit menjamin dari sisi jaga jarak," ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor, Hanafi kepada INILAHKORAN, usai meninjau PTMT pada Senin (4/10/2021) siang.

Baca Juga: Sekolah Tatap Muka di Bogor, SMP Tertib Tapi SMA Timbukan Kerumunan usai Bubaran

Hanafi melanjutkan, akan tetapi kalau angkutan umumnya bisa jaga jarak, apakah kosong, kenapa tidak gunakan angkutan umum.

"Makanya kami anjurkan paling tidak pake ojek online. Jangan sampai di rumah steril, di sekolah steril, di jalannya tidak steril. Itu yang tidak kita inginkan sehingga kewaspadaan ini harus dipahami secara individu, baik anak maupun orang tua," terangnya.

Hanafi membeberkan, pihaknya sudah melakukan upaya untuk PTM terbatas, tentu dengan persiapan yang tidak sebentar dan tidak sesederhana. Karena Kota Bogor sudah level 3, mudah-mudahan terus turun sehingga sudah memungkinkan dilakukan PTM.

Baca Juga: Mantap, 200 Sekolah di Kota Bogor Siap PTM Terbatas, Ini Tingkatannya

"Nah, untuk gelombang I ini ada 44 sekolah SMP negeri dan swasta. Menyusul 27 yang sedang kami verifikasi. Artinya sebelum PTM Terbatas, kami verifikasi sesuai dengan SKB 4 Menteri, vaksinasi tetap simultan berjalan," jelasnya.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X