• Kamis, 9 Desember 2021

Dishub Kota Bogor Gelar Sosialisasi Pra-operasional Transpakuan BTS

- Senin, 4 Oktober 2021 | 20:12 WIB
 (rizki mauludi)
(rizki mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor menggelar sosialisasi angkutan umum perkotaan pra-operasional koridor Transpakuan dengan skema buy the service (BTS).

Sedikitnya 60 orang undangan mengikuti sosialisasi yang digelar di kantor Dishub Kota Bogor, Senin 4 Oktober 2021 sore. Mereka terdiri dari berbagai elemen transportasi mulai dari badan hukum hingga Organisasi Angkutan Darat (Organda).

Kepala Dishub Kota Bogor Eko Prabowo mengatakan, pelaksanaan bus BTS di Kota Bogor sudah tertuang dalam perjanjian kerja sama (PKS). Dalam perjanjian itu, semua pihak harus bisa menjamin kelancaran pelaksanaan program BTS di Kota Bogor.

Baca Juga: Kebocoran Pipa Ganggu Suplai Air Istana Bogor, Dedie A Rachim: Pengembang Double Track Hati-hati!

"Bersama Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), kami tularkan ilmu dan pengetahuan soal BTS, agar mereka yang hadir ini juga menyampaikan lagi ke bawah. Total 120 orang, besok (5/10/2021) kami sosialisasi ke pengemudi," kata Eko, Senin 4 Oktober 2021.

Dia menuturkan, dalam sosialisasi itu pihaknya menjelaskan mulai dari rencana operasional, rencana waktu operasi, titik lintasan, skema kelancaran dan keamanan, hingga peran-peran dari berbagai stakeholder transportasi yang ada di Kota Bogor. Termasuk, aturan-aturan operasional dan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku di bus skema BTS. Tujannya, agar berbagi peran untuk kelancaran semuanya agar yang tidak paham menjadi paham.

"Intinya, harus membiasakan diri dengan aturan main di BTS. Tugas Pemkot Bogor untuk tahap pra-pelaksanan BTS di Kota Bogor salah satunya itu. Jadi sejak awal, keterlibatan teman-teman yang hadir disini ini sangat diperlukan untuk kelancaran program BTS," bebernya.

Baca Juga: Sengketa Lahan Belum Termediasi, Warga Bojong Koneng Keburu Anarkis

Eko memaparkan, sejauh ini ada dua koridor yang disiapkan untuk mengaspalnya 26 bus BTS dari total 75 unit bus sesuai dalam kontrak. Namun, pihaknya masih mematangkan koridor mana saja yang akan pertama kali menjadi trayek dari bus BTS.

"Tergantung kesiapannya. Apakah koridor 1 dan 2, atau koridor 1 dan 4, ini masih proses. Yang jelas harus sudah ada yang dikonversikan di koridor itu, satu bus untuk tiga angkot," paparnya.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X