• Minggu, 28 November 2021

DPRD Kota Bogor Gandeng Kejari Bahas Raperda Produk Hukum Daerah

- Senin, 11 Oktober 2021 | 20:14 WIB
 Kepala Kejari (Kajari) Kota Bogor, Sekti Anggraini (Rizki Mauludi)
Kepala Kejari (Kajari) Kota Bogor, Sekti Anggraini (Rizki Mauludi)

INILAH, Bogor - DPRD Kota Bogor menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor untuk membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang produk hukum daerah di wilayahnya. Raperda produk hukum daerah tersebut nantinya bakal menjadi paduan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

"Jadi kami datang ke DPRD dalam kapasitas jaksa pengacara negara, di Datun (Perdata Tata Usaha Negara) ada tugas dan fungsi pendampingan hukum, legal assisten terhadap urusan pemerintah," ungkap Kepala Kejari (Kajari) Kota Bogor, Sekti Anggraini di DPRD Kota Bogor pada Senin (11/10/2021).
 
Ia melanjutkan, kdatanganya ke DPRD selain melakukan pendampingan, dirinya membantu dalam penyusunan raperda berkolaborasi dengan Bagian Hukum dan Ham pada Setda Kota Bogor.
 
 
"Kami berikan masukan, pertimbangan terhadap keseluruhan penyusanan draftingnya menjadi prodak yang benar baik bagaimana? Dari naskahnya, formatnya, diharapkan menjadi perda yang benar-benar bisa aplikatif, tidak multi tafsir," tutur Sekti.
 
Sekti menjelaskan, pertemuanya dengan DPRD Kota Bogor bukan yang pertama, jika pendampingan tersebut akan terus dilakukan hingga raperda tersebut menjadi produk hukum yang baik dari segala aspek hukumnya.
 
"Masih ada pertemuan lagi, karena tidak mudah (penyusunannya), step by step, terus berkolaborasi sampai akhirnya selesai," jelasnya.
 
 
Sekti juga mengatakan, pendampingan rancanangan perda tersebut dilakukan untuk menghindari adanya ketidak sesuaian dengan produk hukum yang lebih tinggi kedudukanya. 
 
"Kami menjaga agar hal-hal seperti itu (berbenturan dengan produk hukum yang lebih tinggi) tidak terjadi lagi. Jadi peraturan yang bagus keluar aplikatif, bisa diterapkan, dan juga dirasakan. Kami sama-sama menuangkan pikiran, dengan Pansus dan Jaksa Negara," jelasnya.
 
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menuturkan, bahwa pertemuannya dengan jajaran Kejari Kota Bogor itu membahas kaitan raperda tentang produk hukum daerah yang kini tengah berproses. Menurutnya, kejari melakukan pendampingan dari sisi legal drafting.
 
 
"Kami tengah bahas raperda yang bakal jadi payung proses penyusunan dan pembentukan peraturan daerah. Usulan raperda tersebut, mengubah Perda no 13 Tahun 2016 yang sebelumnya diatur oleh Permendagri 80 Tahun 2015. Sesuai Permendagri No 120 Tahun 2018 terkait Perubahan Permendagri No 80 Tahun 2015, maka disusunlah Raperda diatas," paparnya.
 
"Ya, kami harapkan ini jadi produk yang bagus sesuai harapan dan memenuhi unsur legal drafting. Kami bersyukur ada asistensi dari Kejari dari sisi legal drafting, agar betul-betul jadi perda yang mumpuni," pungkasnya.***

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Duh...13 Kios IPB Dramaga Hangus Dilalap Api

Senin, 22 November 2021 | 10:50 WIB
X