• Sabtu, 27 November 2021

Pesan Bima Arya untuk Para Guru SD di Bogor: Awasi Tiga Waktu Rawan Saat PTM!

- Senin, 18 Oktober 2021 | 10:53 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (kiri). (Rizki Mauludi)
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (kiri). (Rizki Mauludi)
INILAHKORAN, Bogor- Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memberikan pesan khusus untuk para guru Sekolah Dasar (SD) di wilayahnya. Apa itu?
 
Arya Sugiarto didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor dan Cara Bogor Selatan meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas tingkat Sekolah Dasar (SD) di SDN Negeri Harjasari serta SD Mardi Waluya diwilayah Kecamatan Bogor Selatan pada Senin 18 Oktober 2021 pagi WIB. 
 
 
Bima Arya memberikan atensi kepada para guru dan kepala sekolah agar memperketat di tiga waktu rawan PTM terbatas tingkat SD ini, yaitu kedatangan, kepulangan dan diluar sekolah.
 
"Dari yang kami lihat tadi di SD negeri dan swasta semua berjalan baik, tiga waktu rawan yaitu saat datang, pulang dan ketika diluar sekolah. Saya melihat ketika di dalam sekolah sudah baik duduk berjarak dengan Protokol Kesehatan (Prokes) sudah baik," ungkap Bima kepada wartawan.
 
 
Bima melanjutkan, setelah ditanya-tanya tadi para siswa sangat senang dengan adanya PTM ini, karena mereka sudah cukup belajar dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
 
"Mereka tadi sangat bersemangat, tapi kembali lagi saya ingatkan agar Prokes tetap terjaga. Kemudian ketika ada siswa dirumah mulai demam dan sakit harus segera diinformasikan," tuturnya.
 
 
Bima juga mengingatkan, agar jalur evakuasi ketika adanya siswa yang bergejala saat PTM, sekolah harus menyiapkan termasuk berkomunikasi dengan Puskesmas terdekat.
 
"Jadi jangan lengah. Harus tetap waspada, kantin-kantin sekolah belum diperbolehkan untuk buka, jadi siswa membawa bekal dari rumah. Diusahakan juga tidak menggunakan angkutan umum," tutur Bima.
 
 
Bima juga menerima masukan dari pihak SD Negeri Harjasari, karena siswanya dipastikan tidak bisa masuk SMP negeri karena dalam sistem zonasi ini SMP Negeri 10 yang terdekat saja para siswa Harjasari kalah domisili dengan wilayah Cipaku, Batutulis.
 
"Ya, nanti kami akan Carikan solusinya. Memang tidak ada SMP negeri yang dekat di wilayah ini," pungkasnya.***(Rizki Mauludi)

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Duh...13 Kios IPB Dramaga Hangus Dilalap Api

Senin, 22 November 2021 | 10:50 WIB
X