• Minggu, 5 Desember 2021

Hore... Kota Bogor Turun ke Level 2, Ini Sektor yang Direlaksasi

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:40 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya (rizki mauludi)
Wali Kota Bogor Bima Arya (rizki mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya menyambut baik keputusan pemerintah pusat yang telah mengubah metode penurunan status level PPKM untuk wilayah aglomerasi.

Atas keputusan tersebut, status penanganan Covid-19 Kota Bogor kini turun ke level 2. Ini lebih baik dari sebelumnya yang tertahan cukup lama di level 3.

Perubahan metode tersebut dilakukan lantaran ada beberapa wilayah yang tertahan untuk turun level. Cakupan vaksinasi di salah satu wilayah aglomerasi belum mencapai 50 persen.

"Ya, kami bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat dalam mempertimbangkan kembali sistem aglomerasi dalam penentuan level ini didengar. Sehingga Kota Bogor bisa turun ke level 2. Karena capaian vaksin kita baik, hampir 90 persen," ungkap Bima Arya di Balai Kota Bogor, Selasa 19 Oktober 2021.

Baca Juga: Inilah 42 Perda Kota Bogor yang Alami Perubahan dan Penyesuaian

Bima Arya juga menyatakan, Kota Bogor siap berkolaborasi dengan Kabupaten Bogor untuk sama-sama menuntaskan vaksinasi.

"Kami menerima vaksinasi dari warga kabupaten dan non-KTP Kota Bogor lainnya yang mau divaksin ya dipersilahkan. Kami siap untuk membantu kabupaten sama-sama kami tuntaskan vaksinasi," jelasnya.

Mengenai relaksasi level 2, Bima Arya menyebut pihaknya akan menyosialisasikan peraturan terbaru untuk disesuaikan oleh sektor-sektor di lapangan. Misalnya mal sekarang sudah bisa menerima pengunjung anak-anak, kemudian juga tempat tempat publik, tempat hiburan bisa dibuka dengan pembatasan kapasitas.

"Ada beberapa lagi yang akan kami sosialisasikan untuk disesuaikan di lapangan. Namun dengan catatan, prokesnya tetap diperketat," tutur Bima.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Karena Ini, Petani Coklat Menggugat Sentul City

Rabu, 1 Desember 2021 | 21:30 WIB

Ridwan Kamil Ajak Bupati-Wali Kota Ramah Investasi

Selasa, 30 November 2021 | 22:15 WIB
X