• Selasa, 30 November 2021

Enggan Adat Istiadat 'Hanyut' Terbawa Banjir, Kades Urug Minta Kementerian PUPR Bangun Rumah Panggung

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:43 WIB
Deretan rumah panggung yang dibangun kembali di Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. (reza zurifwan)
Deretan rumah panggung yang dibangun kembali di Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Sukajaya - Dari 205 unit hunian tetap (Huntap) yang sedang dibangun di Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, 24 unit bangunannya merupakan rumah panggung khas adat desa tersebut.

Keinginan untuk mengganti rumah panggung yang rusak karena dihantam bencana alam banjir bandang dan tanah longsor itu pun dikabulkan Dirjen Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Kami tidak ingin adat istiadat dari leluhur kami di Kampung Urug Desa Urug hilang terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor awal tahun lalu, hingga kami pun meminta 24 unit rumah panggung yang rusak, diganti lagi bangunannya dengan rumah panggung," ucap Kepala Desa Urug Sukarma kepada wartawan, Minggu 24 Oktober 2021.

Baca Juga: Kisah Pilu Pengungsi Sukajaya, Sehari-hari Hidup dalam Ketakutan, Tempat Tinggal Rawan Disambar Petir

Pria berusia 60 tahun dan memiliki 4 orang anak ini menambahkan dalam pembangunan rumah pengganti (rumah panggung), warga meminta yang membangunnya bukanlah dari penyedia jasa rekanan Kementerian PUPE.

"Kami juga ingin yang mengerjakan adalah warga karena kami punya cara sendiri dalam membangun rumah panggung, termasuk tidak melaksanakannya pada Bulan Maulud. Karena hal itu, pembangunanya pun kami hentika sementara," tambahnya.

Selain membangun 24 unit rumah panggung, warga pun sedang membangun leuit atau gudang padi dan rumah ageung di sekitar lahan relokasi.

Baca Juga: Nelangsa! Ribuan Warga Sukajaya dan Cigudeg 20 Bulan Tinggal di Huntara 3x6 Meter, Anggaran Pemkab Mana?

"Bencana alam banjir bandang dan tanah longsor tidak hanya menghancurkan bangunan rumah dinding maupun panggung, tetapi juta merusak 26 unit leuit, bahkan isinya juga terbawa air deras," tutur Sukarma.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hanura Jabar Dukung Ridwan Kamil Nyapres 2024

Senin, 29 November 2021 | 12:24 WIB

Libur Nataru, Kabupaten Bogor Perketat Arus Wisatawan

Minggu, 28 November 2021 | 16:23 WIB
X