• Senin, 29 November 2021

Sumpah Pemuda, Mahasiswa Rumpin Tagih Sumpah Gubernur Jabar Ridwan Kamil

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 15:42 WIB
Himpunan Mahasiswa Rumpin (HMR) melakukan aksi demonstrasi menuntut Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk merealisasikan janjinya membangun jalan khusus tambang, Kamis 28 Oktober 2021. (reza zurifwan)
Himpunan Mahasiswa Rumpin (HMR) melakukan aksi demonstrasi menuntut Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk merealisasikan janjinya membangun jalan khusus tambang, Kamis 28 Oktober 2021. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Rumpin - Hari Sumpah Pemuda diperingati Himpunan Mahasiswa Rumpin (HMR) dengan melakukan aksi demonstrasi menuntut Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk merealisasikan janji atau sumpahnya membangun jalan khusus tambang.

"Sebagai pemuda, kami tentunya ingin menyuarakan suara masyarakat yang tinggal di jalur usaha tambang yaitu Kecamatan Rumpin, Cigudeg dan Parungpanjang. Hari ini, kami menuntut Gubernur Jabar Ridwan Kamil merealisasikan janjinya untuk segera membangun jalan khusus tambang," ujar Wakil Sekjen HMR Wildan Muholad kepada wartawan, Kamis 28 Oktober 2021.

Mahasiswa Fakultas Manajemen Universitas Pamulang itu menerangkan, selain menuntut pembangunan jalan khusus tambang para mahasiswa juga menuntut peningkatan Jalan Cicangkal-Legok dan diterapkannya aturan jam operasional truk tambang.

Baca Juga: Pembangunan Jalan Khusus Tambang, Masyarakat Parungpanjang Kirim Petisi ke Ridwan Kamil

"Kami minta pemerintah daerah meningkatkan Jalan Cicangkal-Legok dan pihak pengusaha transportasi tambang untuk disiplin dalam melakukan operasional kendaraan truknya di jam operasional yang sudah ditetapkan sebelumnya. pemerintah daerah dan kepolisian juga harus mengawasi hingga bisa mengurangi kemacetan lalu lintas dan menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas," terangnya.

Wildan menuturkan akibat Jalan Cicangkal-Legok mengalami rusak parah atau banyak lubangnya, sejak lama ia memilih melewati Kecamatan Ciseeng, untuk menuju kampusnya di Pamulang, Tanggerang Selatan.

"Kalau lewat Jalan Cicangkal-Legok selain berpotensi jatuh, juga waktu tempuhnya bisa 1,5 jam, sedangkan kalau lewat Kecamatan Ciseeng hanya butuh waktu 55 menit dan jalannya mulus. Oleh karena itu, mahasiswa dari Kecamatan Rumpin lebih memilih jalur tersebut walaupun harus sedikit memutar," tutur Wildan.

Baca Juga: Jalan Khusus Tambang di Pemkab Bogor Bakal Direvisi

Sebelumnya, Ochan dari organisasi Masyarakat Peduli Parungpanjang mengatakan sudah bertahun-tahun janji membangun jalan khusus tambang tidak jua terealisasi.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hanura Jabar Dukung Ridwan Kamil Nyapres 2024

Senin, 29 November 2021 | 12:24 WIB

Libur Nataru, Kabupaten Bogor Perketat Arus Wisatawan

Minggu, 28 November 2021 | 16:23 WIB
X