Rumah Nenek Suhani Ambruk, Foreder Kabupaten Bogor Bantu Revitalisasi Rutilahu

- Kamis, 11 November 2021 | 17:20 WIB
Nenek Suhani, salah satu yang rumahnya direvitalisasi Foreder Kabupaten Bogor. (INILAH/Reza Zurifwan)
Nenek Suhani, salah satu yang rumahnya direvitalisasi Foreder Kabupaten Bogor. (INILAH/Reza Zurifwan)
 
INILAHKORAN, Leuwisadeng - DPC Forum Relawan Demokrasi (Foreder) Kabupaten Bogor melakukan revitalisasi lima unit rumah tidak layak huni atau rutilahu. Salah satunya rumah nenek Suhani yang ambruk.
 
Adapun rutilahu yang direhab DPC Foreder Kabupaten Bogor dengan anggaran Rp10 hingga 15 juta perunit tersebut dilaksanakan di Kecamatan Leuwisadeng, Ranca Bungur, Tanjungsari dan Pamijahan.
 
"Dalam rangka peringatan Hari Pahlawan, DPC Foreder Kabupaten Bogor dengan didukung DPD Foreder Jawa Barat, merevitalisasi lima unit Rutilahu," kata Ketua DPC Foreder Kabupaten Bogor Saferinus Wadhi kepada wartawan, Kamis, 11 November 2021.
 
Dia menerangkan revitalisasi rutilahu ini, pihaknya berkordinasi dengan pemerintah desa setempat hingga tidak terjadi double anggaran.
 
"Kami sadar, Pemkab Bogor tidak bisa sendirian dalam menuntaskan program revitalisasi Rutilahu yang jumlah totalnya mencapai 80 ribu unit hingga kami pun turut bergotong royong," terangnya.
 
Safer, sapaan akrab pria paruh baya ini menuturkan, pada tahun 2022 mendatang, DPC Foreder Kabupaten Bogor dan FPD Foreder Jawa Barat berencana akan merevitalisasi 100 unit rutilahu.
 
"Dalam pelaksanaan revitalisasi rutilahu, kami tak memungkiri jika ada masyarakat sekitar penerima bantuan revitaliasi yang ingin turut bergotong-royong karena sangat mungkin saja biaya revitalisasi di atas Rp15 juta perunitnya," tutur Safer.
 
Ia menargetkan pelaksanaan revitaliasasi Rutilahu relesai dalam jangka waktu 14 hari. Selama ditevitalisasi, penerima bantuan rata-rata menumpang hidup sementara dengan keluarganya. (reza zurifwan)
 
 

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Dukung Festival Radio Bogor 2022

Senin, 4 Juli 2022 | 21:20 WIB
X