• Senin, 27 Juni 2022

Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Imbau Pelanggan untuk Menampung Air Bersih

- Jumat, 19 November 2021 | 15:27 WIB
Tingginya curah hujan berdampak pada produksi air bersih. Sebab, tingkat kekeruhan di beberapa sungai yang terdapat instalasi pengolahan air relatif meningkat. (reza zurifwan)
Tingginya curah hujan berdampak pada produksi air bersih. Sebab, tingkat kekeruhan di beberapa sungai yang terdapat instalasi pengolahan air relatif meningkat. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Belakangan, terjadi intensitas curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Bogor. Hal itu berdampak pada produk air bersih para pelanggan Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor.

Untuk itu, Direktur Umum Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Abdul Somad mengimbau kepada seluruh pelanggan agar menampung air bersih terlebih dahulu sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan pengaliran.

"Selain itu, untuk mengetahui informasi mengenai pelayanan pihaknya menyiapkap armada mobil tangki untuk pendistribusian bantuan air bersih dengan menghubungi call center kami di nomor 1500-412," ujar Abdul Somad, Jumat 19 November 2021.

Baca Juga: Ade Yasin Minta Direksi Baru Perumda Tirta Kahuripan Tangkap Peluang, Apa Maksudnya?

Menurutnya, tingginya curah hujan berdampak pada produksi air bersih. Sebab, tingkat kekeruhan di beberapa sungai yang terdapat instalasi pengolahan air relatif meningkat.

Seperti sungai Cianten sebagai sumber air dari Cabang Pelayanan Leuwiliang dan sungai Ciliwung sebagai sumber air dari Cabang Pelayanan Kedung Halang dan Cabang Pelayanan Cibinong.

Menghadapi situasi tersebut, Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor pun telah menyiapkan pengaturan pendistribusian air dengan mengawasi produksi air agar pengaliran tidak terganggu.

Baca Juga: PTUN Bandung Panggil Perumdam Tirta Kahuripan Bogor, Ada Apa?

Namun, kata dia, jika tingkat kekeruhan air sudah mencapai angka lebih dari 5.000 Ntu maka produksi air sementara akan dihentikan guna mencegah kerusakan pada pompa intake di instalasi pengolahan air akibat air baku sudah bercampur dengan lumpur, pasir, dan material lainnya.***(reza zurifwan)

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X