• Selasa, 18 Januari 2022

RAPBD 2022, Proyek Cibinong City A Beautiful dan Sami Sade Tidak Terkena Refocusing

- Kamis, 25 November 2021 | 15:20 WIB
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, tes PCR di libur Nataru ini tidak akan diberlakukan. (reza zurifwan)
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, tes PCR di libur Nataru ini tidak akan diberlakukan. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Proyek bantuan keuangan satu milyar satu desa (Sami Sade) dan Cibinong City A Beautiful dipastikan tidak terkena refocusing dalam RAPBD 2022.

Refocusing RAPBD 2022 itu diperlukan karena sesuai laporan Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) masih mengalami defisit hingga Rp594 miliar.

"Proyek Sami Sade, Cibinong City A Beautiful, dana biaya tak terduga (BTT), bantuan untuk pelaku UMKM dan hibah pemerintah daerah tidak kena refocusing dalam RAPBD 2022 mendatang. Saat ini karena masih defisit, maka penyelerasan masih tetap berlangsung hingga Selasa pekan depan," kata Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan kepada wartawan, Kamis 25 November 2021.

Baca Juga: Usulkan Refocusing, DPRD Ikhlas Anggaran Kunker Dipangkas

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor ini menerangkan walaupun proyek Cibinong City A Beautiful tidak mengalami pergeseran, anggaran proyek insfrastruktur lainnya di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tetap mengalami pergeseran.

"Dinas PUPR digeser Rp200 miliar, Dinas Pendidikan kami kurangi anggarannya hingga Rp20 miliar. DPRD Kabupaten Bogor juga memberikan masukan, dinas mana saja yang anggarannya digeser atau dikurangi," terangnya.

Dia menuturkan, jajarannya juga akan menaikkan pendapatan asli daerah (PAD), melakukan penundaan pembayaran gaji pegawai, dan menunda pencairan dana desa selama 2 bulan terakhir di tahun depan agar RAPBD tidak lagi mengalami defisit.

"Ada tiga upaya kami lakukan agar RAPBD 2022 tidak mengalami defisit," tutur Iwan.

Baca Juga: Demi Bisa Berikan Bansos Covid-19, Pemkab Bogor Diminta Refocusing Anggaran Insfrastruktur 

Ditemui terpisah, Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan program Sami Sade adalah janjinya sebagai kepala daerah agar 419 desa bisa melakukan pembangunan insfrastruktur hingga sudah pasti disiapkan pada 2022 mendatang.

"Anggaran program Sami Sade menjadi prioritas saya karena ingin desa bisa membangun insfrstruktur jalan, jembatan hingga pembangunan menara telekomunikasi bagi desa yang termasuk wilayah blank spot hingga sudah saya pertahankan anggaran ini di RAPBD 2022 mendatang, kalau anggaran lainnya akan diatur lagi," jelas Ade.

Baca Juga: Kena Refocusing, Bogor Hanya Sanggup Bangun Dua Jembatan

Sedangkan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bogor Renaldi Yushab Fiansyah melanjutkan anggaran program Sami Sade pada 2022 mengalami kenaikan dibandingkan tahun ini.

"Pada 2022 mendatang, anggaran program Sami Sade naik menjadi sebesar Rp395 miliar. Tahun ini besaran anggarannya Rp319 miliar untuk 349 desa," lanjut Renaldi. (Reza Zurifwan)

Halaman:
1
2

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dewan Tagih Janji Bima Arya Soal BisKita

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:41 WIB

DPRD Kawal 10 Proyek Besar Tahun 2022 di Kota Bogor

Senin, 17 Januari 2022 | 10:13 WIB

Gage Diterapkan, Ribuan Kendaraan Diputar Balik

Sabtu, 15 Januari 2022 | 15:27 WIB
X