• Rabu, 19 Januari 2022

Libur Nataru, Kabupaten Bogor Perketat Arus Wisatawan

- Minggu, 28 November 2021 | 16:23 WIB
Wisatawan yang akan datang ke Kabupaten Bogor pada masa libur Nataru wajib sudah divaksin. Mereka pun diharuskan menunjukkan hasil negatif PCR test Covid-19. (Reza Zurifwan)
Wisatawan yang akan datang ke Kabupaten Bogor pada masa libur Nataru wajib sudah divaksin. Mereka pun diharuskan menunjukkan hasil negatif PCR test Covid-19. (Reza Zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Menjelang libur Nataru tahun ini, wisatawan yang akan datang ke Kabupaten Bogor wajib sudah divaksin. Mereka pun diharuskan menunjukkan hasil negatif PCR test Covid-19.

Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 plus Satlantas Polres Bogor juga akan memberlakukan aturan ganjil genap. Terutama di kawasan yang akan ramai wisatawan di saat libur Nataru.

"Menyambut libur Nataru, kami memberlakukan bagi para wisatawan dan masyarakat lainnya untuk wajib sudah vaksin Covid-19 dan menunjukkan hasil negatif PCR test Covid-19. Kalau tidak, kami minta mereka untuk putar balik ke daerah asal," kata Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Ade Yasin, Minggu 28 November 2021.

Baca Juga: Jelang Libur Nataru, Atang Trisnanto Minta Vaksinasi Tembus 90 Persen di Akhir Tahun

Orang nomor 1 di Kabupaten Bogor itu menambahkan, pemberlakuan aturan ganjil genap selama ini efektif dalam mencegah kerumunan massa atau pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

Ade menuturkan, untuk pelaksanaan Operasi Nataru, percepatan vaksinasi, dan pencegahan penyebaran wabah Covid-19 itu Pemkab Bogor pun menyiapkan anggaran sebesar Rp10 miliar. Dana tersebut bersumber dari anggaran biaya tak terduga (BTT).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi Adrimulan Chaniago menjelaskan selain di Kabupaten Bogor, pemberlakuan aturan ganjil genap juga dilakukan di daerah lain.

Baca Juga: Libur Nataru, Polresta Bogor Kota Kembali Berlakukan Sistem Ganjil Genap

Selain Operasi Nataru atau Operasi Lilin Lodaya, jajarannya dengan pemerintahan kabupaten/kota akan melakukan siaga bencana. Sebab, pada Desember mendatang masih masuk dalam rawan bencana alam.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Artif FTV di THM

Selasa, 18 Januari 2022 | 20:18 WIB

Ini Jawaban Bima Arya Soal Biskita Trans Pakuan

Selasa, 18 Januari 2022 | 19:31 WIB

Dewan Tagih Janji Bima Arya Soal BisKita

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:41 WIB

DPRD Kawal 10 Proyek Besar Tahun 2022 di Kota Bogor

Senin, 17 Januari 2022 | 10:13 WIB
X