Sehari 3 Kejadian, Bencana Alam di Bogor Terbanyak seIndonesia

Tingkat bencana alam di Kabupaten Bogor masih yang tertinggi di Jabar, bahkan Indonesia. Meskipun menurun dibanding tahun sebelumnya.

Sehari 3 Kejadian, Bencana Alam di Bogor Terbanyak seIndonesia
Bencana alam di Kabupaten Bogor dalam sehari terjadi 3 kali di tahun 2021. Kabupaten Bogor jadi daerah tertinggi terjadinya bencana alam di Jabar, bahkan Indonesia.

INILAHKORAN, Bogor- Meskipun jumlah bencana alam di Kabupaten Bogor tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Namun jika dibanndingkan dengan kabupaten/kota lain di Jabar, Bogor masih urutan pertama.

Jumlah kejadian bencana alam di Kabupaten Bogor pada Januari-November 2021 sebanyak  1.204 kejadian. Sementara di 2020, jumlah kejadian di Kabupaten Bogor mencapai 1.319 kejadian.

Walaupun terjadi penurunan angka kejadian Kabupaten Bogor masih di peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat, bahkan di Indonesia.

Baca Juga: Tommy Indra Gunawan Resmi Jabat Dirops Perumda BPR Bank Kota Bogor

Peringkat kedua dan kelima daerah terbanyak kejadian bencana alam di Provinsi Jawa Barat ialah Kabupaten Sukabumi, Kota Bogor, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Bandung.

Jika dilihat perbulan, angka kerawanan bencana alam di Bumi Tegar Beriman ini terjadi pada Bulan Februari, November dan Mei, dimana telah terjadi 245, 129 dan 128 kejadian bencana alam di tiga bulan tersebut.

"Pada Tahun 2020 lalu, kejadian bencana alam terjadi di 26 kecamatan dan 128 desa, tahun ini kejadian bencana alam terjadi di 38 kecamatan dan 87 desa," ucap Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Budi Pranowo kepada wartawan beberapa hari lalu.

Baca Juga: Akhirnya Kabupaten Bogor Berstatus PPKM Level 2, Bupati Ade Yasin: Alhamdulillah

Tahun lalu, tambahnya. Peringkat teratas kejadian bencana alam ada  di Kecamatan Megamendung yaitu 87 kejadian, 72 kejadian di Kecamatan Citeureup, 67 kejadian di Kecamatan Caringin, 62 kejadian di Kecamatan Pamijahan dan 52 kejadian di Kecamatan Cijeruk.

"Tahun ini, peringkat teratas ialah Kecamatan Cijeruk 86 kejadian bencana alam, Cigombong 84 kejadian , Megamendung 78 kejadian, Cibinong 69 kejadian dan Ciomas 55 kejadian bencana alam," tambahnya.

Dari segi kebencanaan alam, kejadian tanah longsor masih yang tertinggi jumlah kejadiannya, disusul  angin kencang, banjir, pergeseran tanah, kebakaran, kekeringan dan gempa bumi.

Baca Juga: Lahan Hijau Terjaga, Pemkab Bogor Terapkan Pembangunan Rumah Susun

"Kejadian bencana alam di Kabupaten Bogor hingga akhir Bulan November kemarin, 5 orang warga menjadi korban yang meninggal dunia. 361 unit rumah mengalami kerusakan tingkat ringan hingga hancur,” katanya.

Selain itu, sarana ibadah, sekolah, sarana sosial, sarana umum hingga  sarana insfrastruktur seperti jalan, jembatan dan pengairan juga mengalami kerusakan hingga menimbulkan kerugian materil.*** (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran