• Selasa, 25 Januari 2022

Bima Serahkan Anugerah Bakti Utama Pusaka ke Presiden Jokowi

- Minggu, 5 Desember 2021 | 10:52 WIB
Wali Kota  Bogor Bima Arya Bakti Utama Pusaka ke Presiden Jokowi di Istana Bogor, Sabut (4/12/2021).  (Istimewa)
Wali Kota Bogor Bima Arya Bakti Utama Pusaka ke Presiden Jokowi di Istana Bogor, Sabut (4/12/2021). (Istimewa)


INILAHKORAN, Bogor - Kongres V Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor, Sabtu 4 Desember 2021 sore.

Anugerah Bakti Utama Pusaka untuk Jokowi diserahkan langsung oleh Ketua Presidium JKPI Bima Arya. Penghargaan tersebut diberikan karena Jokowi merupakan salah satu pencetus lahirnya JKPI ketika menjabat sebagai Wali Kota Solo pada 2008 lalu.

Bima mengungkapkan, sejumlah poin pertemuan dengan presiden, di antaranya ia menyampaikan kepada bapak Presiden Jokowi hasil-hasil Kongres JKPI ke-5. Disampaikan, kongres dihadiri 38 kepala daerah dan sejumlah perwakilan. Kongres juga memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang dianggap berjasa bagi kota-kota pusaka dalam programnya di Indonesia.

Baca Juga: Bima Arya Bangga Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Kongres JKPI ke-V

"Salah satunya adalah Pak Jokowi yang merupakan pendiri JKPI ketika beliau menjadi Wali Kota Solo," ungkap Bima.

Dalam kongres tersebut juga disepakati komposisi Presidium baru JKPI, yakni Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi serta Wali Kota Palembang Harnojoyo.

"Saya diberikan kepercayaan menjadi Ketua Presidium bersama dengan Wali Kota Semarang dan Palembang yang akan bertugas secara bergantian tiga tahun ke depan," tuturnya.

Baca Juga: Bima Arya Berikan Tiga Tugas Utama untuk Direktur Cantik PDJT Kota Bogor

Presiden Jokowi, lanjut Bima, menitipkan sejumlah hal kepada kepengurusan JKPI yang baru. Beliau banyak bercerita ketika menjadi Wali Kota Solo bagaimana perjuangan beliau menjaga warisan budaya dan warisan pusaka di Solo saat itu. Beliau menekankan hal itu tidak mudah. Bahkan sering kali harus bertentangan dengan pihak lain.

"Jadi, beliau menitipkan kepada kami untuk jangan takut menjaga warisan budaya dan warisan pusaka. Beliau meminta kepada kami anggota JKPI dan para kepala daerah untuk terus berkreasi dan menginovasi, untuk menghidupkan kembali warisan pusaka, warisan budaya agar tidak saja bisa diterima pasar atau menarik bagi wisatawan tetapi juga bisa menjadi hal yang menarik bagi kaum muda. Perlu sentuhan packaging, perlu sentuhan kemasan menarik, sentuhan profesional dan juga kreatif," tambahnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X