• Kamis, 20 Januari 2022

Naik Truk, Bima Arya Pimpin Razia Pelanggaran Display Produk Rokok

- Senin, 6 Desember 2021 | 14:00 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya pimpin langsung razia penegakan Perda, mencopot display rokok di beberapa tempat di Kota Bogor, Senin  6 Desember 2021. (Rizki Mauludi)
Wali Kota Bogor Bima Arya pimpin langsung razia penegakan Perda, mencopot display rokok di beberapa tempat di Kota Bogor, Senin 6 Desember 2021. (Rizki Mauludi)

 

INLAHKORAN, Bogor – Satgas Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Kota Bogor menggelar razia pelanggaran display produk rokok di warung-warung kelontong dan tempat penjualan lainnya, Senin 6 Desember 2021.

Razia dipimpin langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dengan mengendarai truk KTR, Bima juga secara langsung menjadi sopir truk KTR didampingi Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syach dan Kepala Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno.

Setelah mendapati display dan atribut penjualan maupun promosi produk rokok, tim Satgas KTR bersama Kejari Kota Bogor melakukan pemusnahan di Kantor Kejari Kota Bogor, Jalan Ir. H. Djuanda, Kecamatan Bogor Tengah.

Baca Juga: Bima Arya Bangga Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Kongres JKPI ke-V

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, Perda KTR Kota Bogor merupakan perda paling maju di Indonesia. Warung di depan permukiman banyak atribut yang masih ditempel, dirinya ingin agar pemahaman itu sampai kebawah. Sekilas pemasangan atribut itu seperti produk minuman. Kalau dilihat jelas padahal rokok.

"Jadi apa-apa yang penting nempel dulu, terpasang dulu, caranya macam-macam, padahal produknya rokok. Pentingnya sidak bukan hanya untuk pemahaman, tapi juga untuk membaca strategi para produsen yang selalu saja ada akalnya. Salah satunya dalam sebuah event, meski acaranya berbendera yayasan, padahal promo rokok," tutur Bima.

Sementara itu, Kepala Kejari Kota Bogor, Sekti Anggraini mengatakan, bagian dari penegakkan Perda, ternyata Kota Bogor memiliki Perda anti rokok. Dirinya mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat untuk menegakkan kawasan tanpa rokok, pedagang di warung tidak boleh mendisplay rokoknya.

Baca Juga: Bima Arya Berikan Tiga Tugas Utama untuk Direktur Cantik PDJT Kota Bogor

"Untuk menegakkan hukum seperti perda ini tidak akan berhasil jika tidak didukung semua pihak. Kami menyarankan dan menganjurkan lewat tangan media dan LSM agar perda ini bisa berjalan dengan baik. Harus diedukasi, karena kepanjangan tangan dari aturan hukum adalah Perda," jelasnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Artif FTV di THM

Selasa, 18 Januari 2022 | 20:18 WIB

Ini Jawaban Bima Arya Soal Biskita Trans Pakuan

Selasa, 18 Januari 2022 | 19:31 WIB

Dewan Tagih Janji Bima Arya Soal BisKita

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:41 WIB
X