Ini Sebabnya Petilasan Eyang Surya Kencana Masih Kokoh di Stadion Pakansari Bogor

Ditengah gagahnya Stadion Pakansari, ternyata masih ada petilasan Eyang Surya Kencana yang tidak tergusur derasnya pembangunan.

Ini Sebabnya Petilasan Eyang Surya Kencana Masih Kokoh di Stadion Pakansari Bogor
Inilah bangunan yang diduga petilasan Eyang Surya Kencana di salah satu sudut Stadion Pakansari.

INILAHKORAN, Cibinong - Ditengah gagahnya Stadion Pakansari, ternyata masih ada petilasan Eyang Surya Kencana yang tidak tergusur derasnya pembangunan.

Sekilas, bangunan petilasan Eyang Surya Kencana itu tak kentara. Layaknya kuburan biasa, lokasinya sangat rindang karena berada di bawah naungan pohon beringin. Letaknya persis di depan gate VVIP Stadion Pakansari.

Lantaran dianggap menjadi petilasan Eyang Surya Kencana, tak sedikit masyarakat yang berziarah ke lokasi tersebut. Bahkan, pihak keamanan Stadion Pakansari pun tak bisa menghalangi asalkan memiliki adab dalam melakukan ziarah.

Baca Juga: Mayoritas Bangunan Usaha di Area Stadion Pakansari Ilegal

"Memang, itu petilasan Eyang Surya Kencana yang konon dulu sering menjadi tempat istirahatnya yang masih keturunan Prabu Siliwangi. Namun hingga kini belum ada palang penanda bahwa tempat tersebut merupakan cagar budaya," kata Kimin, anggota keamanan Stadion Pakansari, Senin 6 Desember 2021.

Pria kelahiran 1968 itu menerangkan setiap malam Jumat atau hari besar Islam seperti 1 Muharram, petilasan Eyang Surya Kencana itu kerap diziarahi masyarakat. Mereka suka meminta izin kepadanya kalau ingin memanjatkan doa di petilasan itu.

"Kami memperbolehkan masyarakat untuk berziarah dan mendoakan. Yang terpenting, mereka tidak boleh macam-macam dan meminta sesuatu karena beliau akan marah sebab itu dilarang sesuai ajaran Islam," terangnya.

Baca Juga: Anggaran 'Bergeser', Pemkab Bogor Tetap Benahi Stadion Pakansari untuk Piala Dunia U-20

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor Deni Humaedi mengaku akan menulusuri dugaan adanya petilasan Eyang Surya Kencana tersebut. Sebab, kalau memang benar maka hal itu merupakan bagian dari sejarah Kerajaan Pajajaran.

"Disbudpar akan mengecek dahulu riwayatnya, itu bisa petilasan Eyang Surya Kencana atau Mbah Pakansari. Kalau dugaan patilasan Eyang Surya Kencama itu benar, maka baru dipasang plang cagar budaya agar keberadaannya dilindungi aturan yang tertulis," papar Deni.

Sedangkan, mantan Lurah Pakansari Andri Rahman membenarkan bangunan sederhana di depan gate VVIP Stadion Pakansari itu merupakan tempat petilasan Eyang Surya Kencana.

Baca Juga: Proyek Rp26 Miliar Rehabilitasi Stadion Pakansari Akan Segera Dilelang

"Tempat tersebut benar tempat petilasan Eyang Surya Kencana berdasarkan keterangan tokoh masyarakat setempat. Pada 2008, ketika Bupati Bogor Rahmat Yasin memerintahkan untuk menggusur bangunan tersebut tiba-tiba mesin buldosernya mati. Lalu dengan bantuan doa dan mengalihkan niat, akhirnya mesin buldoser tersebut kembali hidup," tutur Andri.

Pria yang kini menjabat sebagai Camat Jonggol itu mengaku, selain petilasan Eyang Surya Kencana di sebelah timur Stadion Pakansari juga ada makam keramat Mbah Pakansari. Ada guru ngaji yang ketika direlokasi konon jasadnya masih utuh.

"Di situ ketika kita mau relokasi makam di Kampung Cikempong atau bagian timur stadion juga ada yang aneh. Yaitu ketika ada pengukuran tanah dengan teodolit, alat tersebut tidak bekerja. Ketika kita sudah berdoa, akhirnya kita bisa melakukan pengukuran tanah dan bisa juga mewujudkan pembangunan jalur lambat di Jalan Lingkar Stadion Pakansari," lanjutnya. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran