• Senin, 24 Januari 2022

Ini Sebabnya Petilasan Eyang Surya Kencana Masih Kokoh di Stadion Pakansari Bogor

- Senin, 6 Desember 2021 | 17:26 WIB
Inilah bangunan yang diduga petilasan Eyang Surya Kencana di salah satu sudut Stadion Pakansari. (Reza Zurifwan)
Inilah bangunan yang diduga petilasan Eyang Surya Kencana di salah satu sudut Stadion Pakansari. (Reza Zurifwan)

INILAHKORAN, Cibinong - Ditengah gagahnya Stadion Pakansari, ternyata masih ada petilasan Eyang Surya Kencana yang tidak tergusur derasnya pembangunan.

Sekilas, bangunan petilasan Eyang Surya Kencana itu tak kentara. Layaknya kuburan biasa, lokasinya sangat rindang karena berada di bawah naungan pohon beringin. Letaknya persis di depan gate VVIP Stadion Pakansari.

Lantaran dianggap menjadi petilasan Eyang Surya Kencana, tak sedikit masyarakat yang berziarah ke lokasi tersebut. Bahkan, pihak keamanan Stadion Pakansari pun tak bisa menghalangi asalkan memiliki adab dalam melakukan ziarah.

Baca Juga: Mayoritas Bangunan Usaha di Area Stadion Pakansari Ilegal

"Memang, itu petilasan Eyang Surya Kencana yang konon dulu sering menjadi tempat istirahatnya yang masih keturunan Prabu Siliwangi. Namun hingga kini belum ada palang penanda bahwa tempat tersebut merupakan cagar budaya," kata Kimin, anggota keamanan Stadion Pakansari, Senin 6 Desember 2021.

Pria kelahiran 1968 itu menerangkan setiap malam Jumat atau hari besar Islam seperti 1 Muharram, petilasan Eyang Surya Kencana itu kerap diziarahi masyarakat. Mereka suka meminta izin kepadanya kalau ingin memanjatkan doa di petilasan itu.

"Kami memperbolehkan masyarakat untuk berziarah dan mendoakan. Yang terpenting, mereka tidak boleh macam-macam dan meminta sesuatu karena beliau akan marah sebab itu dilarang sesuai ajaran Islam," terangnya.

Baca Juga: Anggaran 'Bergeser', Pemkab Bogor Tetap Benahi Stadion Pakansari untuk Piala Dunia U-20

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor Deni Humaedi mengaku akan menulusuri dugaan adanya petilasan Eyang Surya Kencana tersebut. Sebab, kalau memang benar maka hal itu merupakan bagian dari sejarah Kerajaan Pajajaran.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inne Calon Tunggal Muscab DPC IWAPI Kabupaten Bogor

Jumat, 21 Januari 2022 | 19:51 WIB
X