• Rabu, 19 Januari 2022

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Operasi Gage Diterapkan di Kabupaten Bogor, Ini Titik-titiknya

- Selasa, 7 Desember 2021 | 17:09 WIB
AKBP Harun memastikan operasi ganjil genap (Gage) diberlakukan di Kabupaten Bogor menyusul pembatalan PPKM Level 3. (Reza Zurifwan)
AKBP Harun memastikan operasi ganjil genap (Gage) diberlakukan di Kabupaten Bogor menyusul pembatalan PPKM Level 3. (Reza Zurifwan)

INILAHKORAN, Bandung- Polres Bogor menerapkan operasi ganjil genap (gage) untuk para pengendara saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menyusul dibatalkannya PPKM level 3.

Seperti diketahui, PPKM level 3 dibatalkan pemerintah pusat. Kabupaten Bogor menyiasati kepadatan arus kendaraan saat Nataru dengan operasi Gage.

Operasi Gage di Kabupaten Bogor menyusul pembatalan PPKM level 3, diyakini menjadi solusi untuk menekan penyebaran Covid-19 saat Nataru.

Baca Juga: PPKM Level 3 Tetap Berlaku di DKI Jakarta, Ini Aturan dan Jadwal Penerapannya

 

"Hal itu kami lakukan walaupun level PPKM tetap berada di level 2 dan bukannya level 3 seperti rencana awal pemerintah pusat dalam menghadapi libur Nataru," kata Wakil Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor AKBP Harun kepada wartawan, Selasa, 7 Desember 2021.
 
Pria juga menjabat sebagai Kapolres Bogor ini menerangkan Operasi Gage kendaraan dilakukan dari Jalan Tol Jagorawi hingga lokasi check point menuju ke objek wisata alam maupun non-alam.
 
"Kami akan mendirikan atau membangun check point, dimulai dari Jalan Tol Jagorawi, Jalan Tol Bocimi, jalan alteri hingga jalan tikus. Sat Lantas Polres Bogor bisa juga menutup total Kawasan Puncak atau lainnya, jikalau kunjungan wisatawan sudah dianggap maksimal dari kapasitasnya," terangnya.
 
 
AKBP Harun berharap Kawasan Puncak, Sentul, Puncak II dan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) tidak terlalu diserbu para wisatawan.
 
"Dengan dibukanya objek wisata dan mall di daerah Jabodetabek, saya berharao serbuan wisatawan ke Kabupaten Bogor berkurang intensitasnya jika dibandingkan tahun 2020 lalu," harap AKBP Harun.
 
Diwawancarai terpisah, Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan bahwa sesuai aturan PPKM Level 2, khusus restoran/rumah makan,  kafe dan bioskop jam operasionalnya bisa sampai pukul 00.00 WIB.
 
 
Untuk kapasitas pengunjung, lanjut Ade Yasin, maksimal 50 hingga 70 persen,satu meja maksimal 2 orang, waktu makan maksimal 1 jam dan wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.
 
"Selain itu,  anak-anak  boleh memasuki restoran, rumah makan, kafe,  tempat hiburan dalam hal ini pusat perbelanjaan, mall dan objek wisata dengan syarat ditemani oleh orang tua yang menggunakan aplikasi peduli lindungi atau  harus mencatatkan alamat dan nomor telpon untuk kebutuhan tracing," jelas Ade.
 
 
Ia melanjutkan khusus pengelola fasiltas publik, hotel, restoran, kafe dan objek wisata diminta mengikuti protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.*** (Reza Zurifwan)
 
 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Artif FTV di THM

Selasa, 18 Januari 2022 | 20:18 WIB

Ini Jawaban Bima Arya Soal Biskita Trans Pakuan

Selasa, 18 Januari 2022 | 19:31 WIB

Dewan Tagih Janji Bima Arya Soal BisKita

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:41 WIB

DPRD Kawal 10 Proyek Besar Tahun 2022 di Kota Bogor

Senin, 17 Januari 2022 | 10:13 WIB
X