• Selasa, 17 Mei 2022

Ade Yasin Geram KTP-el Penerima BPUM Digandakan, Laporkan ke Polisi Saja

- Rabu, 29 Desember 2021 | 11:11 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin (INILAH/Reza Zurifwan)
Bupati Bogor Ade Yasin (INILAH/Reza Zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Aktivis Bogor Barat melaporkan dugaan calo atau mafia bantuan presiden produktif usaha mikro (BPUM) ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bagor.

Para aktivis itu melapor ke Disdukcapil Kabupaten Bogor terkait dugaan penggandaan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) para penerima BPUM. Mereka melaporke Disdukcapil, Selasa 28 Desember 2021 malam.  

Adanya penggandaan KTP-el yang disalahgunakan untuk meminta bantuan membuat Bupati Bogor Ade Yasin geram. Dia pun meminta langsung dilaporkan temuan tersebut ke kepolisian.

Baca Juga: Wacana Sejak 2019, Ade Yasin Akhirnya Terbitkan Perbup Jam Operasional Truk Tambang

Laporan itu disertai bukti KTP-el yang digandakan dan beberapa buku rekening BRI para penerima BPUM, dimana para penerima asli yang Tahun 2020 lalu memohon bantuan presiden tersebut tidak mengetahui jikalau mereka mendapatkan BPUM pada Tahun 2021 ini.

"Malam tadi kami melaporkan fenomena calo atau mafia BPUM ke Disdukcapil Kabupaten Bogor, untuk mengetahui apakah KTP-el yang digandakan oleh oknum tersebut asli atau palsu," kata aktivis yang bernama Fernando kepada wartawan, Rabu 29 Desember 2021.

Warga Pamijahan ini menerangkan, setelah dicek menggunakan aplikasi Sistem Informasi Administasi Kependudukan (SIAK), ternyata KTP-el tersebut asli dan dicetak di Kantor Disdukcapil, tepatnya di salah satu mall pelayanan publik yang berada di Kawasan Sentul City.

Baca Juga: DPRD Kabupaten Bogor Akan Evaluasi Kinerja SKPD di Lingkungan Pemkab Bogor, Ternyata Ini Alasannya

"KTP-el yang kami peroleh dari calo atau mafia BPUM ternyata asli, hasip dari penulusuran kami, ternyata warga yang dulu sempat memohon BPUM tidak mengetahui bahwa KTP-el nya digandakan, apalagi tahu bahwa mereka mendapatkan BPUM dengan nilai Rp 1,2 juta," terangnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X