• Kamis, 26 Mei 2022

Bima Arya Tak Berikan Izin Holywings Bogor Beroperasi Seperti di Kota Lain

- Minggu, 9 Januari 2022 | 15:28 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya tak memberikan izin Holywings Bogor beroperasi seperti di kota lain. (Rizki Mauludi)
Wali Kota Bogor Bima Arya tak memberikan izin Holywings Bogor beroperasi seperti di kota lain. (Rizki Mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya memberikan catatan terkait operasionalisasi Holywings Bogor saat sidak ke lokasi pembangunan, Minggu 9 Januari 2022.

Dalam sidak tersebut, Bima Arya tidak akan mengizinkan Holywings Bogor beroperasional seperti di kota-kota lain. Lantaran, tidak sesuai dengan karakter dan visi Kota Bogor yang religius serta kota ramah anak.

"Kami datang ke sini karena merespons informasi yang beredar bahwa Holywings Bogor sedang dibangun dan akan beroperasi. Kota Bogor terbuka untuk investasi, tapi catatan investasi harus sesuai dengan karakter dan visi Kota Bogor yang sesuai visi ramah keluarga dan karakternya religius. Karena itu harus berjalan," kata Bima Arya.

Baca Juga: Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Optimalkan Aset untuk Tambah Pendapatan Bisnis 2022

Dia menegaskan, jika Holywings Bogor beroperasi seperti di kota-kota lain maka dia tidak akan mengizinkan untuk di Kota Bogor. Bima Arya menjelaskan, potensi Kota Bogor yang dijual yakni aktivitas wisata alam bukan aktivitas menjual minuman keras.

"Untuk IMB (izin mendirikan bangunan) yang dikeluarkan itu untuk kafe dan restoran. Kalau miras dan aktivitas DJ (disk jockey) seperti di kota lain tidak diperbolehkan. Kalau mau menikmati miras silakan ke kota sebelah, karena pemilik menyanggupi dan berjanji akan menjalankan itu. Ini sesuai dengan kota religius dan untuk keluarga," jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto Pastikan Biskita Transpakuan Berhenti Beroperasi, Ini Faktanya

Bima Arya menjelaskan, wilayah Kota Bogor relatif premium dan sangat strategis untuk kuliner.

"Kalau ada ditemukan lagi kafe yang menjual miras itu pasti akan ditutup dan disegel. Tidak ada urusan soal siapa dibelakang apa, ini soal penegakan aturan," tegasnya. (Rizki Mauludi)

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pasar HewanJonggol Lockdown, Ini Penyabnya

Rabu, 25 Mei 2022 | 18:53 WIB

Bapenda Genjot Pendapatan dari PBB-P2

Selasa, 24 Mei 2022 | 21:10 WIB
X