• Jumat, 1 Juli 2022

Wah...Ada Jejak Pengusaha Tersangka Penyuap Wali Kota Bekasi di Kabupaten Bogor

- Selasa, 11 Januari 2022 | 17:54 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri mengumumkan tersangka kasus korupsi yang menjerat Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Salah satu tersangka, Lai Bui Min, disebut-sebut memiliki proyek di Kabupaten Bogor. (Hafidz Mubarak A)
Ketua KPK Firli Bahuri mengumumkan tersangka kasus korupsi yang menjerat Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Salah satu tersangka, Lai Bui Min, disebut-sebut memiliki proyek di Kabupaten Bogor. (Hafidz Mubarak A)

INILAHKORAN, Bogor – Jejak pengusaha tersangka penyuap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Lai Bui Bim ternyata ada di Kabupaten Bogor. Pemkab diminta waspada.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Aan Triana Almuharrom meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) serta Bagian Pengadaan Barang Jasa untuk lurus dan tulus dalam bekerja.

Hal itu berkaca, dari tertangkapnya seorang pengusaha besar atau kontraktor bernama Lai Bui Min alias Anen bersama Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi beserta beberapa pejabat Pemkot Bekasi lainnya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Rabu, 5 Januari 2022 lalu.

Lai Bui Min alias Anen dijadikan tersangka oleh KPK karena diduga memberikan uang suap Rp4 miliar kepada orang kepercayaan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi alias Pepen.

Baca Juga: Prihatin OTT Wali Kota Bekasi, Ridwan Kamil Terus Pantau Perkembangannya

Informasi yang dihimpun Inilah Koran, Lai Bui Min alias Anen, melalui beberapa perusahaannya, mengerjakan sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Bogor.

Proyek itu antara lain peningkatan Jalan Raya Kandang Roda-Sentul, peningkatan Jalan Raya Tegar Beriman, Peningkatan Jalan Kandang Roda-Pakansari dan pembangunan taman median di Jalan Raya Kandang Roda-Sentul.

“Kasus dugaan uang suap yang diberikan Lai Bui Min alias Anen kepada orang kepercayaan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, jangan sampai terjadi di Kabupaten Bogor. DPU-PR dan Bagian Pengadaan Barang Jasa untuk lurus dan tulus dalam bekerja,” pinta Aan kepada wartawan, Selasa, 11 Januari 2022.

Baca Juga: Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan di Lingkungan Pemkot Bekasi, KPK Lepaskan 5 dari 14 Orang yang Ditahan

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X