• Jumat, 27 Mei 2022

Aksi Mafia Tanah Tersebar, Sat Reskrim Polres Bogor Tunggu Laporan Korban Pembeli Lahan DJKN

- Minggu, 16 Januari 2022 | 15:14 WIB
Aksi mafia tanah tersebar di Kabupaten Bogor, Sat Reskrim Polres Bogor tunggu laporan korban pembeli lahan DJKN. (Reza Zurifwan)
Aksi mafia tanah tersebar di Kabupaten Bogor, Sat Reskrim Polres Bogor tunggu laporan korban pembeli lahan DJKN. (Reza Zurifwan)

 

INILAHKORAN, Bogor - Sat Reskrim Polres Bogor terus mengembangkan kasus mafia tanah yang melibatkan oknum pegawai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan.

Kepala Sat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo Tarigan mengaatakan, pihaknya menunggu laporan dari warga maupun perusahaan yang menjadi korban mafia tanah.

Informasi yang dihimpun Inilah Koran, 6 orang mafia tanah dan 2 orang pelaku lainnya yang buron melakukan aksi penipuannya tidak hanya di Desa Cijayanti, Babakan Madang. Mereka pun beraksi di kecamatan lainnya di Kabupaten Bogor seperti Jasinga, Sukamakmur, Jonggol, Bojonggede, dan Tajurhalang yang masuk dalam wilayah hukum Polres Bogor.

Baca Juga: Pengungkapan Mafia Tanah Kabupaten Bogor Bukti Komitmen DJKN Kementerian Keuangan

Terungkapnya kasus mafia tanah ini berkat laporan korban penipuan kepada Polres Bogor karena telah membeli lahan di kavling 15 SHGB 1914 nomor di Desa Cijayanti, Babakan Madang. Terungkapnya kasus ini juga berkat bantuan Satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

"Sat Reskrim Polres Bogor hingga saat ini masih menunggu laporan dari dari warga maupun perusahaan yang menjadi korban penipuan yang membeli lahan yang dalam pengawasan DJKN, dugaan kami korbannya cukup banyak karena dalam menjalankan aksinya tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Bogor," ucap AKP Siswo Tarigan kepada wartawan, Minggu 16 Januari 2022.

Dia menambahkan, tanah sitaan DJKN dalam kasus BLBI di Kecamatan Jasinga, sudah ditangani Bareskrim Mabes Polri.

Baca Juga: Beraksi Sejak 2019, Ini Kecamatan Sasaran Mafia Tanah di Kabupaten Bogor

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pasar HewanJonggol Lockdown, Ini Penyabnya

Rabu, 25 Mei 2022 | 18:53 WIB

Bapenda Genjot Pendapatan dari PBB-P2

Selasa, 24 Mei 2022 | 21:10 WIB
X